Tim hukumnya bersikeras bahwa Whelan percaya dia menerima flash drive yang berisi foto-foto acara bersama yang dia dirikan dengan seorang pria Rusia yang dia yakini sebagai teman, alih-alih informasi yang sangat rahasia, demikian diwartakan RT.
BACA JUGA: Tersangka Mata-Mata AS Miliki Dokumen Rahasia Rusia saat Ditangkap
Whelan telah sering berkunjung ke Rusia sejak pertengahan 2000-an, dan ia dilaporkan muncul di radar dinas keamanan sebagai kemungkinan ancaman intelijen beberapa tahun sebelum penangkapannya.
Vonis terhadap Whelan telah membuat Pemerintah AS meradang, dengan Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo menyerukan agar dia segera dibebaskan.
"Amerika Serikat marah dengan keputusan pengadilan Rusia hari ini untuk menghukum warga negara AS Paul Whelan setelah pengadilan rahasia, dengan bukti-bukti rahasia, dan tanpa izin yang layak untuk saksi-saksi pembela," katanya.
(Rahman Asmardika)