JAKARTA - Ketua RT 04/06 Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat, Jazuli (52) tewas ditusuk warganya bernama Resdi (25) di dekat rumahnya. Belum tahu pasti penyebab penusukan itu.
Mila (42), warga Kota Bambu Utara mengatakan, kejadian bermula saat dirinya bersama ibu-ibu tengah ngerumpi menjelang sore. Saat itu Resdi mendatanginya dan mencari Jazuli.
“Kita bilang enggak ada. Eh tiba-tiba pak RT jatuh penuh darah,” ujar Mila.
Hanya sekitar 20 meter, dia menyaksikan punggung kanan Jazuli mengucurkan darah. Jazuli pun roboh dan berupaya menahan serangan menggunakan sepeda kecil milik warga. Ibu-ibu kemudian teriak sehingga mengundang perhatian.

Warga lainnya, Herman (47) yang sedang tiduran di lantai dua rumahnya sempat mendengar teriakan ibu-ibu. Dia keluar rumah dan melihat Jazuli merintih kesakitan menahan serangan Resdi. Sembari meminta pertolongan warga lainnya, Herman menahan Resdi yang membawa pisau penuh darah.
“Pak RT sudah roboh dan darahnya terus keluar,” kata Herman.
Warga lalu berdatangan untuk membantu dirinya menahan Resdi. Sementara, Jazuli langsung dibawa ke IGD RS Pelni Petamburan. Sayang, nyawanya tak terselamatkan saat dalam perjalanan.
Sementara itu, Kapolsek Palmerah Kompol Supriyanto menuturkan untuk mengetahui penyebab kematian, pihaknya telah membawa jenazah ke RS Polri Kramatjati untuk diautopsi.
“Kami masih selidiki motif penusukan itu,” kata Supriyanto.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.