Benang Layangan Kembali Makan Korban, Pemotor Tewas Terjerat di Jalan Raya

Agregasi Balipost.com, · Jum'at 19 Juni 2020 11:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 19 340 2232757 benang-layangan-kembali-makan-korban-pemotor-tewas-terjerat-di-jalan-raya-ILIMft2Dh5.jpg TKP pemotor tewas terjerat benang layangan di Bali. Foto: Balipost

BALI – Tali layangan yang menjuntai dijalan kembali memakan korban jiwa. Pada Kamis 11 Juni 2020 seorang pemotor tewas akibat terjerat benang layangan di Jalan Tangkuban Perahu, Mojosongo, Jebres, Solo, Jawa Tengah.

Lalu kejadian serupa terjadi di Bali, tepatnya di Jalan Raya Sesetan, Denpasar Selatan, pada Kamis 18 Juni 2020.

Dikutip dari Balipost pada Jumat (19/6/2020), pemptor I wayan Losmen (61) jatuh akibat terjerat tali layangan yang menjuntai di jalan.

Nahas, saat jatuh ia menabrak wheel loader atau kendaraan alat berat milik Pemerintah Kota Denpasar. Korban yang merupakan warga Serangan ini pun mengalami luka parah sehingga dilarikan ke RSUP Sanglah. Namun nyawanya tak tertolong.

Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi mengatakan peristiwa itu terjadi sekira pukul 14.30 WIB. Korban melaju dari utara ke selatan jalan.

Baca Juga: Pemotor Tewas Terjerat Benang Layangan yang Menjuntai di Jalan

Saat melintas di TKP, ia terjerat tali layangan yang melintang di jalan. Akibatnya korban jatuh lalu menghantam kendaraan alat berat di dekat TKP.

"Korban mengalami luka robek diperut kanan, hidung mengeluarkan darah, dan dada lebam," ucapnya.

Sebelumnya pemotor berinisial YBS (21), warga Kelurahan Sumber, Banjarsari, Solo. Tewas usai lehernya terjerat benang layangan yang melintang di tengah Jalan Tangkuban Perahu, Mojosongo, Jebres, Solo, Jawa Tengah.

YBS terjatuh dari sepeda motor Kawasaki berpelat nomor AD 2393 QF yang dikendarainya. Pemuda itu langsung dilarikan ke RSUD dr Moewardi Solo dan meninggal di rumah sakit tersebut.

"Benang layangan nyangkut di kabel, waktu siang belum ada, tahu-tahu benangnya sudah di kabel. Korban dievakuasi pakai mobil pikap yang diberhentikan orang di jalan," kata Agus Apriyono yang rumahnya di seberang lokasi kejadian.

(abp)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini