India dan China Sepakat Tarik Pasukan dari Perbatasan Sengketa di Himalaya

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 23 Juni 2020 16:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 23 18 2235025 india-dan-china-sepakat-tarik-pasukan-dari-perbatasan-sengketa-di-himalaya-YUrYakUyOC.jpg Foto: Reuters.

NEW DELHI - Komandan militer India dan China telah sepakat untuk menarik pasukan yang berhadapan di perbatasan yang disengketakan kedua negara, sepekan setelah bentrokan yang menewaskan 20 tentara India, demikian disampaikan sumber Pemerintah India di New Delhi pada Selasa (23/6/2020).

Berbicara di Beijing, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian mengatakan kedua pihak telah sepakat untuk mengambil langkah-langkah untuk meredakan ketegangan. Dia juga menyebut bahwa laporan media baru-baru ini yang menyebutkan tewasnya 40 tentara China dalam bentrokan 15 Juni itu sebagai “berita palsu”, meski sejauh ini Beijing belum mengungkapkan berapa banyak korban yang jatuh di pihaknya.

BACA JUGA: China Setuju Selesaikan Ketegangan dengan India Secara Damai Pasca Konfrontasi di Perbatasan

"Ada kesepakatan bersama untuk melepaskan diri," kata sumber Pemerintah India, mengomentari hasil pertemuan antara komandan di perbatasan yang berlangsung hampir 11 jam pada Senin (22/6/2020).

Pasukan dari kedua negara berkemampuan nuklir itu telah berhadapan di beberapa daerah di wilayah Ladakh di Himalaya barat sejak bulan lalu, dan bentrokan di lembah Galwan pekan lalu adalah yang paling mematikan dalam lebih dari lima dekade.

Namun, sumber India mengatakan, perundingan pada Senin di sisi Garis Kontrol Aktual (LAC), perbatasan de facto , China dilakukan dalam "suasana yang ramah, positif, dan konstruktif," demikian diwartakan Reuters.

BACA JUGA: Marah ke China, Demonstran India Malah Bakar Patung Kim Jong-un

"Modalitas untuk melepaskan diri dari semua daerah gesekan di Ladakh Timur telah dibahas dan akan dibawa ke depan oleh kedua belah pihak," kata sumber India itu.

Dalam pembicaraan putaran sebelumnya, China telah meminta India untuk menghentikan semua pekerjaan konstruksi di wilayah yang dikatakannya adalah wilayah Tiongkok. Sebagai gantinya, India telah mendorong China untuk menarik pasukannya kembali ke posisi mereka pada April.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini