Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Presiden Jokowi Minta Jangan Terburu-buru Terapkan New Normal

Syaiful Islam , Jurnalis-Kamis, 25 Juni 2020 |15:13 WIB
 Presiden Jokowi Minta Jangan Terburu-buru Terapkan <i>New Normal</i>
Presiden RI, Joko Widodo (foto: Biro Pers Kepresidenan)
A
A
A

SURABAYA - Penyebaran Covid-19 atau virus corona di Provinsi Jatim masih tinggi. Pada 24 Juni 2020, warga Jatim yang terpapar positif Covid-19 sebanyak 10.282 orang. Sementara untuk yang PDP sebanyak 10.816, dan ODP 27.709 orang.

Kota Surabaya menjadi penyumbang terbesar pasien Covid-19 di Jatim. Dimana warga Surabaya yang terpapar Covid-19 mencapai 4.962 orang. Posisi kedua ditempati Sidoarjo dengan jumlah kasus 1.287, dan posisi ketiga Gresik dengan 534 orang yang positif Covid-19.

 Baca juga: Presiden Jokowi Ingatkan "Rem" dan "Gas" Harus Seimbang saat Pandemi

Dalam kondisi tersebut, Presiden RI Jokowi meminta kepada daerah supaya tidak terburu-buru masuk New Normal. Sebab sebelum memasuki tahapan tatanan hidup baru, ada tahapan yang harus terlebih dulu dilalui yakni pra kondisi.

"Saya minta tahapannya di pra kondisikan terlebih dahulu. Apabila nanti ini (virus corona) terkendali, dan masuk ke new normal. Jangan tahu-tahu dibuka tanpa sebuah pra kondisi yang baik," terang Jokowi di Gedung Grahadi Surabaya, Kamis (25/6/2020).

 Baca juga: Jokowi: Tak Bisa Kita Gas Ekonomi tapi Kesehatan Terabaikan

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement