China Kerahkan Tentara dalam Jumlah Besar ke Perbatasan dengan India yang Disengketakan

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 26 Juni 2020 14:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 26 18 2236853 china-kerahkan-tentara-dalam-jumlah-besar-ke-perbatasan-dengan-india-yang-disengketakan-dKpSWTU7kz.jpg Foto: AFP.

NEW DELHI - Kementerian Luar Negeri India mengatakan bahwa China telah mengerahkan sejumlah besar pasukan dan senjata di sepanjang perbatasan Himalaya yang disengketakan. Delhi menyebut tindakan itu sebagai pelanggaran perjanjian bilateral kedua negara dan menuduh Beijing meningkatkan ketegangan dan memicu bentrokan berdarah yang terjadi pekan lalu.

"Inti masalahnya adalah bahwa sejak awal Mei, pihak China telah mengumpulkan kontingen besar pasukan dan persenjataan di sepanjang LAC," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Anurag Srivastava dalam sebuah briefing di New Delhi pada Kamis (25/6/2020), merujuk pada Garis Kontrol Aktual (LAC), perbatasan de facto antara kekuatan nuklir Asia itu.

BACA JUGA: India dan China Sepakat Tarik Pasukan dari Perbatasan Sengketa di Himalaya

"Ini tidak sesuai dengan ketentuan dari berbagai perjanjian bilateral kami," kata Srivastava sebagaimana dilansir Al Jazeera. Dia mengacu pada sejumlah perjanjian, termasuk pada tahun 1993, yang menyatakan bahwa kedua belah pihak akan mempertahankan penyebaran pasukan yang terbatas di perbatasan.

Lebih lanjut, di mengatakan bahwa India harus melakukan pengerahan balasan karena penumpukan pasukan China. Ini merupakan pertama kalinya Delhi mengakui telah mengerahkan pasukan tambahan ke perbatasan Himalaya untuk menandingi Beijing.

BACA JUGA: Video Perkelahian Pasukan India dan China Viral Setelah Bentrokan Berdarah di Perbatasan

Di sisi lain, China, yang menyalahkan India atas bentrokan berdarah pekan lalu, mengatakan pasukan India menyerang perwira dan prajuritnya.

Menanggapi kehadiran China yang meningkat bulan lalu, India juga mengerahkan sejumlah besar pasukan di sepanjang LAC. Srivastava mengatakan hal itu akhirnya mengarah ke pertempuran di wilayah Ladakh di Himalaya barat.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini