11 Orang Tewas dalam Serangan Kelompok Militan di Nigeria

Angkasa Yudhistira, Okezone · Senin 29 Juni 2020 02:23 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 29 18 2237891 11-orang-tewas-dalam-serangan-kelompok-militan-di-nigeria-NDURj2ExYZ.png Ilustrasi (Foto : Wikipedia)

DAMBOA – Setidaknya ada sembilan tentara Nigeria dan dua anggota milisi pertahanan sipil tewas dalam serangan kelompok militan.

Penyerangan tersebut dilakukan saat ada konvoi sipil di negara bagian Borno timur laut. Hal tersebut dilansir dari sumber-sumber keamanan kepada AFP, Minggu 28 Juni 2020.

Para kelompok militan atau jihadis itu melepaskan tembakan dengan senjata berat berpeluncur roket pada konvoi yang diikuti lebih dari seratus kendaraan pada Sabtu sore di luar desa Komala dekat kota Damboa, 90 kilometer atau 55 mil dari ibukota daerah Maiduguri.

Damboa sendiri terletak di pinggiran kantong hutan Sambisa Boko Haram, tempat kelompok itu melakukan serangan terhadap desa dan terhadap pasukan.

"Sembilan tentara dan dua milisi (anti-jihadis) tewas dalam serangan itu. Itu adalah serangan terhadap konvoi sipil yang dikawal oleh pasukan dan milisi," kata perwira militer yang meminta untuk tidak diidentifikasi.

Konvoi tersebut dari Maiduguri ke Damboa ketika diserang. Keterangan itu disampaikan pemimpin milisi Ibrahim Liman yang mengkonfirmasi jumlah korban tewas.

"Mayat sembilan tentara dan dua warga ditemukan dari serangan itu bersama dengan orang lain yang menderita luka-luka," kata Liman.

Militan jihadis pun menyita beberapa kendaraan dan menjarah perbekalan sebelum menarik diri ke kantong Sambisa, tambahnya.

Akibat serangan tersebut, beberapa warga sipil masih hilang dan diduga dibunuh atau diculik oleh para penyerang.

Baca Juga : Heboh Pesepeda Pakai Masker Meninggal Dunia, Polisi: Itu Serangan Jantung

Untuk diketahui, Boko Haram dan pecahannya di Negara Islam Provinsi Afrika Barat atau ISWAP terkenal menyergap konvoi militer dan sipil di jalan raya di luar Maiduguri selain menculik pelancong di pos pemeriksaan palsu.

Warga sipil yang bepergian ke utara Maiduguri bergerak dalam konvoi di bawah pengawalan militer karena serangan gencarnya oleh para jihadis yang semakin intensif dalam beberapa pekan terakhir.

(aky)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini