Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Banten Rentan Jadi Tempat Transit dan Produksi Narkoba

Isty Maulidya , Jurnalis-Jum'at, 03 Juli 2020 |13:22 WIB
Banten Rentan Jadi Tempat Transit dan Produksi Narkoba
BNNP Banten musnahkan barang bukti narkoba (Foto: Okezone/Isty)
A
A
A

TANGERANG - Provinsi Banten rupanya masih menjadi jalur rawan untuk lalu lintas peredaran narkoba antar provinsi di Indonesia.

Para pengedar memanfaatkan berbagai modus untuk meloloskan barang haram tersebut. Pada kasus terakhir, Badan Narkotika Nasional Provinsi Banten (BNNP Banten) mengamankan 298 kilogram ganja asal Aceh. Tak hanya sebagai jalur edar, Banten juga masih rentan sebagai tempat transit dan produksi.

"Dua hari yang lalu kita mengungkap jaringan narkotika Aceh Jakarta dengan barang bukti kurang lebih 298 kg ganja. Ini membuktikan bahwa provinsi Banten masih rentan sebagai jalur tidak hanya wilayah edar tapi lintasan tempat transit dan juga produksi," ujar Kepala BNNP Banten, Brigjen Pol. Tantan Sulistiana, usai Apel dan Deklarasi Gerakan Bersama Anti Narkotika, di Lapas Klas I Tangerang, Jumat (3/7/2020).

Para pengedar ini bahkan memanfaatkan pandemi Covid-19 untuk menyelundupkan narkoba. Mereka kerap menggunakanjalur logistik dan media untuk penanganan Covid-19 yang jarang tersentuh aparat kepolisian. Tak hanya itu, mereka juga kerap menggunakan modus ekspedisi untuk mengelabui petugas.

"Di masa pandemi mereka menggunakan jalur yang memang jarang tersentuh oleh aparat seperti, jalur logistik, jalur kesehatan dan sebagainya termasuk melalui jalur ekspedisi. Ini yang sekarang kita awasi lebih ketat lagi," jelas Tantan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement