Bunuh Ayah dan Cor Mayatnya, Anak Divonis 20 Tahun dan Ibu Dipenjara 10 Tahun

INews.id, · Jum'at 03 Juli 2020 14:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 03 519 2240660 bunuh-ayah-dan-cor-mayatnya-anak-divonis-20-tahun-dan-ibu-dipenjara-10-tahun-As85aFDuu0.jpg Sidang putusan kasus mayat yang dicor di musala. Foto: iNews

JEMBER – Kasus pembunuhan ayah oleh anak dan istri korban sudah memasuki tahap akhir. Karena membunuh Surono dan mayatnya di cor di bawah musala rumah di Desa Sumbersalak, Kecamatan Ledokombo, Jember, pelaku divonis dengan hukuman berbeda.

Majesli hakim Pengadilan Negeri (PN) Jember memutuskan menjatuhkan hukuman 20 tahun kepada anak korban, Bahar Mario (27). Sedangkan ibunda Bahar sekaligus istri korban, Busani (45) divonis 10 tahun karena membantu aksi pembuhuhan tersebut.

Perkara pembunuhan melibatkan anak dan ibu ini terungkap pada November 2019 dan sidang putusannya digelar pada Kamis 2 Juli 2020. Sidang tersebut digelar secara virtual, kedua terdakwa mengikutinya dari Kantor Kejaksaan Negeri Jember.

Dalam sidang putusan itu Suwarjo selaku Ketua Majelis Hakim memutuskan 20 tahun hukuman penjara kepada Bahar Mario karena terbukti bersalah membunuh dengan kejam ayah kandungnya, Surono.

Baca Juga: Heboh Mayat Dikubur Dalam Musala, Anak dan Istri Korban Saling Tuduh

Mayat korban dikuburkan dan disemen atau dicor dalam tanah di bawah lantai musala rumahnya. Sementara ibunya Busani diputus 10 tahun penjara lantaran ikut membantu aksi pembunuhan itu.

Tak ada hal hal yang meringankan hukuman terhadap Bahar Mario karena dia dinilai sadar membunuh ayah kandungnya. Apalagi dalam persidangan, Bahar dinilai sangat berbelit-belit saat memberikan keterangan. Tak hanya itu, dalam persidangan, ia dinilai menunjukkan perangai kurang sopan.

Baca Juga: Heboh Mayat Dikubur di Dalam Musala Diduga Korban Cinta Segitiga

Sementara hal yang meringankan ibunya, Busani, tidak pernah dipenjara sebelumnya. Dalam persidangan, terdakwa juga sopan dan memberikan keterangan tidak berbelit-belit.

Usai persidangan, Kuasa Hukum Bahar Mario, Karuniawan Hamzah mengatakan akan melakukan banding. Dia menilai majelis hakim tidak mempertimbangkan satu pun keterangan terdakwa yang seharusnya bisa meringankan hukumannya.

“Klien kami divonis 20 tahun dan tidak ada hal yang meringankan. Kami dari tim penasihat hukum Mario akan banding. Tapi, kami harus bertemu dulu dengan klien kami, baiknya bagaimana,” kata Karuniawan Hamzah sebagaimana dikutip dari iNews pada Jumat (3/7/2020).

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini