JAKARTA - Sebanyak 305 anak di bawah umur menjadi korban eksploitasi oleh warga negara (WN) Prancis berinisial FAC alias Frans (65) di Jakarta. Ratusan anak tersebut didapat pelaku dari anak jalanan hingga di mal.
"Korban ini adalah perempuan anak jalanan. (Tapi) tidak semua anak jalanan jadi ada juga yang di dapat di mal," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sujana, saat konfrensi pers di Mapolda Metro Jaya, Kamis (9/7/2020).
Nana mengatakan, untuk mendapatkan korbannya pelaku mendatangi anak-anak jalanan atau yang tengah berkumpul di mal kemudian membujuk mereka untuk dijadikan foto model serta diberikan imbalan uang.
Baca juga: Polisi Bongkar Kasus Eksploitasi 305 Anak di Bawah Umur
Mereka kemudian diajak ke sebuah hotel dikawasan Jakarta setelah itu di make up sehingga terlihat menarik. Sayangnya pelaku justru menyetubuhi korbannya dan direkam secara diam-diam.
"Jadi memang ada dari pelaku ini menyampaikan pada korban akan dijadikan foto model setelah itu mereka disetubuhi," ungkapnya.
Setelah disetubuhi, kata Nana, anak-anak tersebut diberikan imbalan uang sebesar Rp250 ribu hingga Rp1 juta. Namun bagi mereka yang menolak mendapat siksaan dari pelaku.
"Yang tidak mau disetubuhi di tempeleng dan ditendang," jelas Nana.
Adapun pelaku sendiri telah melakukan perbuatannya sejak 2019 hingga 2020. Hal tersebut dilakukan di berbagai hotel di Jakarta.
"Untuk waktu saya ambil 3 bulan terakhir yaitu yang pertama Desember 2019 sampai Februari 2020 mereka melakukan ekpolitasi seksual di hotel O, kemudian di hotel L Jakarta Barat, dan April - Juni pelaku melakukan di hotel PP Jakarta Barat," tambahnya.