Culik dan Aniaya Pencuri Sepeda Motor, 5 Warga Ditahan Polisi

Kuntadi, Koran SI · Minggu 12 Juli 2020 22:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 12 510 2245265 culik-dan-aniaya-pencuri-sepeda-motor-5-warga-ditahan-polisi-h79tPX8AjP.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

KULONPROGO – Gara-gara melakukan main hakim sendiri, lima warga Sleman ditangkap Satreskrim Polres Kulonprogo. Mereka menculik dan menganiaya NR (24) warga Lendah, Kulonprogo yang kepergok membawa kabur sepeda motor milik salah satu pelaku. Kini polisi memburu tiga pelaku lain yang kabur.

Kelima orang tersangka ini yakni, SAP (24) dan suaminya RYP (24), GGP (24) warga Mlati, ADN (29), dan CAH (24) mahasiswi asal Sukoharjo yang indekos di Condongcatur, Depok, Sleman. Polisi juga masih memburu tiga pelaku lain yang kabur, MR, DH dn HS.

“Jadi mereka ini jengkel dengan NR yang pinjam motor tetapi tidak dikembalikan. Justru motor itu malah dijual,” kata Kasatreskrim Polres Kulonprogo, AKP Munarso, Sabtu (11/7/2020).

Antara korban dan para pelaku sebenarnya sudah saling mengenal, dan berkawan cukup lama. Bahkan korban ini bekerja juga di Sleman dan kerap bertemu dengan para pelaku. Hingga akhirnya pada awal bulan lalu, korban membawa motor SAP yang belakangan diketahui telah dijual.

Setelah mengetahui rumah NR, para pelaku ini mendatangi rumahnya dengan menyewa sebuah mobil. Begitu tiba mereka menemui ketua RT setempat dan mengaku dari kepolisian, akan menangkap NR yang telah membawa kabur motor.

“Oleh Ketua RT mereka diantar ke rumahnya, karena tahunya dari polisi,” ujarnya.

 Penangakapn

Korban akhirnya ditangkap dan dibawa menggunakan mobil dengan posisi tangan diborgol. Korban yang tidak bisa melawan, dianiaya para pelaku. Terakhir mereka diminta menunjukkan ke lokasi penjualan motor di Prambanan, Sleman.

“Di Prambanan korban dianiaya massa hingga dilarikan ke RSUD Prambanan,” katanya.

Korban kemudian dibawa ke Polsek Sleman, karena telah mencuri sepeda motor. Orang tua korban yang tidak terima, melaporkan para pelaku ke polisi telah menculik dan menganiaya anaknya.

“Saat ini NR juga ditahan di Polsek Sleman dalam kasus pencurian sepeda motor,” katanya.

Para pelaku dikenakan Pasal 328 KUHP tentang penculikan, dan Pasal 351 KUHP tentang penganiyaan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. Polisi juga menyita dua borgol, stik besi dan mobil rental yang dipakai.

Sementara itu, salah satu pelaku ADP menepis jika saat menjemput mengaku dari kepolisian. Dia bekerja sebagai petugas keamanan sehingga memiliki borgol. Mereka jengkel dengan korban yang membawa kabur motor dan belakangan menjualnya.

“Itu borgol saya. Saya bekerja sebagai sekuriti,” ujarnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini