Share

Pengadilan PBB Menangkan Qatar dalam Sengketa Wilayah Udara dengan Empat Negara Arab

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 15 Juli 2020 08:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 15 18 2246552 pengadilan-pbb-menangkan-qatar-dalam-sengketa-wilayah-udara-dengan-empat-negara-arab-cNfpcg6FeC.jpg Foto: Reuters.

DEN HAAG – Pengadilan Internasional (ICJ) di Den Haag, Belanda memutuskan mendukung Qatar dalam sengketa wilayah udara dengan empat negara tetangganya yang memberlakukan blokade terhadap Doha sejak lebih dari tiga tahun lalu.

Presiden ICJ Abdulqawi Ahmed Yusuf pada Selasa (14/7/2020) mengatakan bahwa badan peradilan PBB itu menolak permohonan oleh Bahrain, Mesir, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab (UEA) terhadap keputusan badan penerbangan sipil dunia (ICAO) yang mendukung Qatar atas wilayah udara yang berdaulat.

BACA JUGA: Qatar Menolak 13 Ultimatum Arab Saudi

Dengan suara 15 berbanding 1, hakim ICJ juga memutuskan "berpendapat bahwa Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) memiliki yurisdiksi" dalam kasus ini, demikian disampaikan Yusuf sebagaimana dilansir Al Jazeera.

Pada 2018 ICAO memutuskan memiliki yurisdiksi untuk menangani perselisihan yang dibawa oleh Qatar, yang menuduh tetangganya melanggar konvensi yang mengatur jalur bebas hambatan pesawat penumpang melalui wilayah udara asing.

Namun, empat negara tetangga Qatar yang bersekutu tidak setuju mengatakan bahwa ICAO bukan badan yang tepat untuk menilai dalam perselisihan dan keputusannya untuk melakukan itu "secara nyata cacat dan melanggar prinsip-prinsip dasar proses hukum dan hak untuk didengar".

Mereka telah meminta ICJ untuk menyatakan putusan badan penerbangan "batal demi hukum dan tanpa efek".

BACA JUGA: Bahas Blokade Qatar, 4 Negara Arab Gelar Pertemuan di Bahrain

Duta Besar Arab Saudi untuk Belanda Abdulaziz Abu Haimad mengatakan bahwa ICJ tidak ada hubungannya dengan kepantasan dari gugatan yang diajukan oleh Qatar, demikian dilansir Saudi Gazette.

Dia mengatakan bahwa Arab Saudi akan, bagaimanapun, menghormati keputusan pengadilan, menjelaskan bahwa putusan yang dikeluarkan oleh pengadilan terbatas untuk mengklarifikasi tingkat yurisdiksi ICAO.

Sementara itu Doha menyambut baik keputusan ICJ dan mengatakan akan memimpin negara-negara pemblokiran untuk "menghadapi keadilan" karena melanggar aturan penerbangan internasional.

Keempat negara Arab secara tiba-tiba memutuskan hubungan dengan Qatar pada Juni 2017, menuduh negara itu mendukung "ekstremis" di antara tuduhan-tuduhan lain yang dibantah keras oleh Doha.

Mereka memberlakukan langkah-langkah hukuman yang luas, termasuk melarang pesawat Qatar dari wilayah udara mereka, menutup satu-satunya perbatasan darat Qatar dengan Arab Saudi dan mengusir warga Qatar.

Negara-negara membenarkan tindakan terhadap negara Teluk semenanjung, mengatakan itu adalah hak kedaulatan mereka untuk melindungi keamanan nasional mereka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini