ISLAMABAD – Seorang wartawan Pakistan yang dikenal karena kritik-kritiknya yang tajam terhadap militer dan partai berkuasa diculik di Ibu Kota Islamabad pada Selasa (21/7/2020) di siang hari bolong.
Rekaman CCTV menunjukkan sejumlah laki-laki, beberapa mengenakan pakaian biasa, yang lain mengenakan seragam hitam yang digunakan oleh unit elit anti teroris kepolisian memaksa Matiullah Jan masuk ke dalam mobil. Jan melakukan perlawanan dan selama perkelahian dia melemparkan ponselnya ke dalam kompleks sekolah tempat istrinya mengajar.
Salah seorang laki-laki berseragam berjalan ke pintu gerbang sekolah yang tertutup dan meminta orang-orang yang berada di balik gerbang itu untuk menyerahkan telepon tersebut.
BACA JUGA: Dikabarkan Hilang, Wartawan Pakistan Ditemukan Tewas di Swedia
“Guru yang berdiri di samping saya menyerahkan ponsel kepadanya. Kami mengira ada pencuri yang melarikan telepon itu dan polisi mengejarnya jadi ia melemparkan telepon itu ke dalam. Kami mendengar suara keras, tetapi pintu gerbang kami tinggi dan kami tidak bisa melihat apa-apa, ”kata Kaniz Sughra, istri Jan sebagaimana dilansir VOA. Sughra kebetulan sedang berdiri di garasi gedung itu ketika suaminya diambil secara paksa dari balik gerbang.