Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pernah Ditinggal Nikah, Pria Ini Curi Ribuan Pakaian Dalam Wanita

Sigit Dzakwan , Jurnalis-Kamis, 23 Juli 2020 |15:22 WIB
Pernah Ditinggal Nikah, Pria Ini Curi Ribuan Pakaian Dalam Wanita
Ribuan pakain dalam ditemukan di pondok milik tersangka pencurian (Foto: iNews/Sigit)
A
A
A

KOTAWARINGIN BARAT - Warga Desa Natai Baru, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah geger.

Seringkali kehilangan baju dan pakaian dalam perempuan, warga sejumlah RT di Desa Natai Baru melapor ke kantor desa, Rabu (22/7/2020) siang.

Sejumlah warga melaporkan sering hilangnya baju dan pakaian dalam wanita. Warga desa pun menduga pencurian baju dilakukan oleh ST (45) warga RT 8, Desa Natai Baru. Merasa yakin yang melakukan aksi pencurian baju khusus wanita adalah ST, belasan warga dari dari sejumlah RT pun langsung menggerebek pondok ukuran 3x3 meter yang dihuni pelaku.

“Nah kemarin itu warga melapor ke kantor desa, mereka meyakini ST pelaku yang sering mencuri pakaian wanita sampai baju dalaman. Warga yang tidak sabar langsung menggerebek pondok ST,” ujar seorang ibu warga RT 5 yang enggan disebutkan namanya saat ditemui MNC Media disebuah warung kopi, Kamis (23/7/2020).

Warga yang sudah tidak sabar langsung membongkar pondok ST. Alangkah kagetnya, di dalam pondok ST dipenuhi baju wanita mulai dari rok, hijab, daster, bra, celana dalam dan baju wanita lainnya. Ribuan baju itu ditumpuk dilantai dan di atasnya dikasih kasur tipis sebagai tempat tidur. Seisi pondok dipenuhi baju wanita yang sudah ditata sedemikian rupa.

“Bahkan ada dua bentuk boneka perempuan yang dibuat TS menggunakan celana dan baju yang diisi baju baju supaya mirip dengan wanita sesungguhnya,” cerita ibu tersebut.

Namun saat penggerebekan pondok TS, pelaku sempat kabur dengan membawa parang dan mengancam akan membunuh jika dilaporkan ke polisi. Selanjutnya pelaku kabur ke arah kebun dan hutan desa sejak Rabu siang hingga saat ini belum tertangkap.

Sementara itu, seorang ibu warga RT 5, Desa Natai Baru, NN mengatakan, ST ini memang sudah dari dulu bahkan sudah puluhan tahun sering mencuri baju wanita di desa setempat. Hampir seluruh warga desa sudah menjadi korban aksi pencurian ST.

Namun selama ini tak pernah tertangkap basah. Diduga aksinya dilakukan pada malam hari dan mengambil baju wanita yang sedang dijemur.

“Ya kalau ST ini sudah dari dulu mencuri baju wanita. Tapi setiap dilaporkan ke kantor desa ya begitu saja langsung dilepas dan mengulang lagi. Ada yang bilang dia kelainan seks, ada juga yang bilang untuk cari ilmu hitam. Ya jadi warga sini sedikit takut,” ujar ibu penjual kopi di RT 5 ini.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement