Bocah 3 Tahun Diperkosa dan Dibunuh, Pelaku Sebut Korban Tumbal Ilmu Hitam

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 24 Juli 2020 17:58 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 24 18 2251604 bocah-3-tahun-diperkosa-dan-dibunuh-pelaku-sebut-korban-tumbal-ilmu-hitam-NZJWOB5Y6N.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BHOPAL - Seorang gadis berusia tiga tahun telah diperkosa dan dibunuh oleh dua pria yang membuang mayatnya sebelum mengklaim bahwa dia telah dikorbankan untuk 'ilmu hitam', kata polisi.

Penyelidik di India mengatakan kedua tersangka mengikatkan kain di sekeliling wajah balita itu sementara mereka memperkosa dan mencekiknya sebelum membuang mayatnya di sebuah bendungan di Chhindwara, Negara Bagian Madhya Pradesh.

Mayat bocah malang itu ditemukan pada 20 Juli, tiga hari setelah ia dilaporkan hilang. Jasadnya dilaporkan telah dimasukkan ke dalam karung sebelum dibuang ke bendungan.

BACA JUGA: Laporkan Kasus Perkosaan, Perempuan di India Dibakar dalam Perjalanan ke Persidangan

Penyelidik polisi mengatakan kepada Times of India bahwa dua tersangka berusaha 'menyesatkan polisi' dengan menyebarkan desas-desus bahwa gadis itu telah menjadi korban ritual gelap.

"Mereka memperkosa anak itu, membunuhnya, dan membuang mayat - semuanya dalam waktu satu jam,” kata Inspektur Polisi Vivek Agarwal sebagaimana dilansir Mirror.

"Mereka mencoba menyesatkan polisi selama penyelidikan dan menyebarkan desas-desus bahwa seseorang mungkin telah mengorbankan gadis itu untuk ilmu hitam."

Polisi telah memeriksa lebih dari 300 orang tentang hilangnya gadis itu sebelum kedua tersangka, berusia 21 dan 23, ditangkap pada Selasa (21/7/2020).

BACA JUGA: India Eksekusi Mati Pelaku Kasus Pemerkosaan Beramai-Ramai New Delhi 2012

India telah memperkenalkan undang-undang baru yang lebih keras tentang perkosaan dan pelecehan anak setelah sejumlah kasus besar mengguncang negara itu. Pada 2017 hukuman mati bagi pemerkosa anak dan pemerkosaan geng diajukan oleh pihak berwenang di Madhya Pradesh.

Perdana Menteri Narendra Modi kemudian meluncurkan aturan hukuman mati untuk perkosaan gadis di bawah 12 tahun di seluruh negeri.

Desember lalu, bayi berusia empat bulan meninggal setelah dia diduga diperkosa oleh sepupunya yang berusia 30 tahun di sebuah pernikahan keluarga.

Orang tua bayi tersebut berada di pesta pernikahan di Daudnager, ketika sepupu itu mengaku telah bertanya kepada bibinya apakah dia bisa membawa putrinya pergi untuk bermain. Anak itu ditemukan tak sadarkan diri di halaman lokasi pesta pernikahan dengan sepupunya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini