
Ia menjelaskan, ribuan baju wanita ini sudah dikumpulkan di kantor desa dan sisa sebagian masih berada di pondok milik pelaku.
“Barang bukti yang sudah diamankan ada ribuan baju wanita berbagai jenis dan dua boneka wanita buatan pelaku. Belum diketahui secara pasti apa motif pelaku,” sambungnya.
Ditanya terkait adanya dugaan pelaku memiliki kelainan seks, perwira melati satu ini menjawab menunggu pelaku ditangkap dan dilakukan pemeriksaan.
“Pembuktian terkait kelainan dari pelaku itu akan dilakukan secara medis dan klinis. Jadi kita tunggu saja perkembangannya,” pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.