Tahan Pencuri Singkong Seharga Rp50 Ribu, Kantor Polisi Digeruduk Warga

Agregasi Sindonews.com, · Selasa 28 Juli 2020 15:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 28 519 2253403 tahan-pencuri-singkong-seharga-rp50-ribu-kantor-polisi-digeruduk-warga-rYDs0oaQic.jpg Ilustrasi. Foto: Istimewa

BANYUWANGI – Seorang warga Desa Buluhsari, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim), mencuri singkong untuk dimakan. Pelaku berinisial YG terpaksa melakukannya karena sudah tak punya uang dan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.

Pelaku sendiri akhirnya ditangkap, namun hal itu membuat warga Desa Buluhsari protes karena menilai pelaku terpaksa melakukannya untuk sekadar makan.

Untuk itu, puluhan warga menggeruduk Kantor Polsek Glagah tempat YG ditahan, Selasa (28/7/2020). Mereka menuntut pembebasan pemuda yang ditahan polisi itu.

Bukan hanya mendatangi Kantor Polsek Glagah, untuk menuntut pembebasan. warga juga mengumpulkan uang sebagai pengganti singkong yang telah dicuri. Singkong 20 Kg tersebut diperkirakan harganya Rp50 ribu.

Baca Juga:  Bukannya Datang untuk Sholat, Pria Ini Malah Curi Sepatu Jamaah Masjid

"Singkong itu dicuri bukan untuk dijual, tetapi untuk dimakan karena memang sedang kesulitan ekonomi akibat pandemi Covid-19," ujar Jamik yang masih memiliki hubungan saudara dengan tersangka, sebagaimana dikutip dari Sindonews.

Dia mengatakan, melihat kondisi yang serba sulit akibat pandemi covid-19, polisi bisa menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan, dan kerugian perkebunan akibat kehilangan singkong tersebut diganti oleh warga.

Sementara Kapolsek Glagah AKP Imron membenarkan adanya kasus pencurian yang menjerat pemuda berinisial YG. "Penahanan yang kami lakukan sudah sesuai dengan aturan hukum yang berlaku," ujarnya.

Polisi melakukan penanganan hukum setelah mendapatkan laporan dari perusahaan perkebunan. Pihak perkebunan merasa mengalami kerugian akibat pencurian yang dilakukan oleh tersangka YG.

Namun polisi akhirnya menyarankan kepada warga yang meluruk Kantor Polsek Glagah untuk mengajukan penangguhan penahanan. Setelah mendapatkan saran tersebut, warga akhirnya membubarkan diri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini