Ini Rahasia Warga Sragen Mampu Sembelih Ratusan Hewan Kurban dalam 3,5 Jam

Agregasi Solopos, · Sabtu 01 Agustus 2020 05:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 01 512 2255215 ini-rahasia-warga-sragen-mampu-sembelih-ratusan-hewan-kurban-dalam-3-5-jam-l9cA29f6Ft.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

Sebanyak 20% bekerja sebagai pedagang di luar kota, luar Jawa hingga luar negeri. Mereka yang sukses merantau umumnya masih berusia 25-40 tahun. Sebanyak 10% sisanya bekerja sebagai karyawan swasta, PNS, buruh dan lain-lain.

Jika ditotal terdapat lebih dari 2.000 warga Desa Pengkok yang merantau untuk berdagang. Meski sudah sukses di kampung orang, mereka tidak lupa dengan kampung halaman sendiri. Saat diminta dana untuk membangun jalan, mereka tidak sungkan mengeluarkan dana besar.

Kesuksesan warga Desa Pengkok yang merantau itu membawa dampak positif bagi kampung halaman. Meski berada jauh dari hingar-bingar suasana perkotaan, perekonomian di desa setempat bisa dibilang maju pesat.

Di desa itu berdiri empat gudang perabotan rumah tangga yang siap dikirim ke luar Jawa. Dalam beberapa tahun terakhir, lebih dari lima minimarket berdiri di desa ini.

Tak heran untuk urusan kurban, warga Desa Pengkok, Sragen seakan berlomba-lomba untuk mewujudkan yang terbaik.

Teori yang menyebut rendahnya derajat pendidikan berbanding lurus dengan kemiskinan mampu dipatahkan oleh warga Pengkok.

Meski rata-rata hanya lulusan SD dan SMP, warga sukses berdagang di perantauan. Tingginya semangat berkurban warga Pengkok menunjukkan sudah meningkatnya taraf hidup warga sekitar.

“Di desa kami ada 45 RT. Satu RT terdapat 2-5 ekor sapi yang disembelih. Jumlahnya selalu meningkat dari tahun ke tahun. Jika tahun lalu warga berkurban kambing, tahun ini harus lebih baik yakni sapi. Mereka iuran untuk membeli sapi. Satu ekor sapi dibeli hasil iuran tujuh warga,” papar Sekretaris Desa Pengkok, Sigit Pambudi.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini