Warga Lebanon Hadiri Peringatan Korban Tewas Ledakan Beirut

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 12 Agustus 2020 14:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 12 18 2261034 warga-lebanon-hadiri-peringatan-korban-tewas-ledakan-beirut-T4axr7SYwr.jpg Foto: BBC.

BEIRUT - Orang-orang di Beirut menghadiri acara peringatan bagi lebih dari 200 korban tewas ledakan besar yang meluluhlantakkan Ibu Kota Lebanon itu pekan lalu.

Kerumunan orang berdiri diam di dekat reruntuhan Pelabuhan Beirut saat azan dikumandangkan dan lonceng gereja berdentang pada Selasa (11/8/2020) pukul 18:09. Itu adalah waktu saat 2.750 ton amonium nitrat yang disimpan secara tidak aman di gudang pelabuhan meledak.

Ada kemarahan karena begitu banyak material berbahaya disimpan di sana.

BACA JUGA: Korban Jiwa Ledakan Beirut Bertambah Mencapai 200, Puluhan Masih Hilang

Diwartakan BBC, demonstrasi di Lebanon masih berlanjut untuk hari ketiga berturut-turut menunjukkan kekesalan warga terhadap pemerintah yang dinilai korup dan tidak becus. Pengunduran diri Perdana Menteri Hassan Diab dan pemerintah Lebanon pada Senin (10/8/2020) gagal menenangkan pengunjuk rasa yang terus terlibat bentrokan dengan polisi.

Upaya membentuk pemerintahan baru Lebanon telah dimulai pada Selasa, dengan banyak warga menuntut kabinet yang tidak didukung partai politik yang selama ini dianggap bertanggung jawab atas bobroknya pemerintahan di negara itu.

BACA JUGA: Pasca Ledakan Beirut, PM dan Seluruh Pemerintahan Lebanon Umumkan Pengunduran Diri

Banyak warga Lebanon juga menyerukan penyelidikan independen atas ledakan itu karena mereka tidak mempercayai penyelidikan oleh otoritas lokal.

Lebanon sudah bergumul dengan krisis ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya sebelum bencana ledakan itu, dengan banyak keluarga yang jatuh miskin dan kelaparan. Sejak Oktober, pengunjuk rasa telah menuntut perombakan total sistem politik, yang mereka salahkan atas korupsi dan salah urus pemerintah.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini