Kader Menolak Bobby Nasution Diusung di Pilwalkot Medan, PDIP Siapkan Sanksi

Ahmad Ridwan Nasution, iNews · Sabtu 22 Agustus 2020 11:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 22 340 2265682 kader-menolak-bobby-nasution-diusung-di-pilwalkot-medan-pdip-siapkan-sanksi-TMDj9p96oo.jpg Kantor DPD PDIP Sumut (foto; iNews)

MEDAN – DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resmi mengumumkan nama Bobby Nasution sebagai calon wali kota Medan dan Aulia Rahman sebagai calon wakilnya.

Namun, ditengah keputusan pusat, banyak juga gelombang penolakan dari kader PDIP Sumatera Utara itu. Sebabnya, DPD PDIP Sumut akan berikan sanksi kepada kader yang tidak mendukung Bobby dan tidak mengikuti keputusan DPP.

Penolakan banyak terjadi dari kader PDIP di beberapa pimpinan anak cabang (PAC) yang ada di beberapa kecamatan di Kota Medan, Sumatera Utara.

Kader PDIP ini menolak pencalonan Bobby dinilai karena mantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini baru menjadi kader PDIP dan dinilai belum memberikan kontribusi terhadap partai.

Menanggapi adanya penolakan dari sejumlah kader, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut bidang buruh, Sarma Hutajulu mengatakan, perbedaan itu hal biasa ketika rekomendasi belum keluar, namun ketika rekomendasi sudah keluar, kader harus mengikuti keputusan DPP.

“Setelah keputusan partai, kader wajib mematuhi keputusan partai. Itu intruksi kita kepada seluruh pengurus PAC seluruh Kota Medan,” kata Salma Hutajalu.

Namun, bila ada kader yang tetap menolak sementara partai sudah memutuskan, maka akan ada sanksi tegas dari DPD kepada kader yang tidak mendukung calon yang telah direkomendasikan oleh dpp pdi perjuangan. “Akan ada sanksi tegas bila masih ada kader yang menolak keputusan partai,” tuturnya.

Karena menurutnya, seharusnya seluruh kader juga harus turut mendukung dan memenangkan bakal calon walikota dan wakil walikota medan, Bobby Nasution - Aulia Rahman pada Pilwalkot Medan 2020 , bukan sebaliknya malahan menolak.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini