MEDAN – DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resmi mengumumkan nama Bobby Nasution sebagai calon wali kota Medan dan Aulia Rahman sebagai calon wakilnya.
Namun, ditengah keputusan pusat, banyak juga gelombang penolakan dari kader PDIP Sumatera Utara itu. Sebabnya, DPD PDIP Sumut akan berikan sanksi kepada kader yang tidak mendukung Bobby dan tidak mengikuti keputusan DPP.
Penolakan banyak terjadi dari kader PDIP di beberapa pimpinan anak cabang (PAC) yang ada di beberapa kecamatan di Kota Medan, Sumatera Utara.
Kader PDIP ini menolak pencalonan Bobby dinilai karena mantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini baru menjadi kader PDIP dan dinilai belum memberikan kontribusi terhadap partai.
Menanggapi adanya penolakan dari sejumlah kader, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut bidang buruh, Sarma Hutajulu mengatakan, perbedaan itu hal biasa ketika rekomendasi belum keluar, namun ketika rekomendasi sudah keluar, kader harus mengikuti keputusan DPP.