Dalam unjuk rasa tersebut, mahasiswa menuntut agar RUU Cipta Kerja segera dihapuskan dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas). Mereka berpendapat, jika RUU Cipta Kerja disahkan bakal menyengsarakan nasib buruh yang notabene sebagai penopang industri nasional.
"Jangan sampai pembahasan RUU Cipta Kerja ini terus dibahas, kita semua ingin kebijakan Omnibus Law yang adil jangan menyengsarakan masyarakat," kata Orator dari atas mobil komando sambil menginstruksikan massa aksi untuk meninggalkan sekitar gedung DPR/MPR RI, Selasa (25/8/2020).
Baca Juga: Massa Demo Buruh Tolak RUU Cipta Kerja di DPR Bubarkan Diri
Setelah mahasiswa membubarkan diri, arus lalu lintas di depan Gedung DPR/MPR RI kembali kondusif. Tak ada lagi kepadatan kendaraan akibat adanya unjuk rasa mahasiswa yang menolak pengesahan RUU Cipta Kerja.
(Arief Setyadi )