ABK WNI Hilang di Kapal China, Diduga Jatuh ke Laut

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 27 Agustus 2020 13:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 27 18 2268318 abk-wni-hilang-di-kapal-china-diduga-jatuh-ke-laut-l6OFqsHy0P.jpg Direktur PWNI-BHI Kemlu RI, Judha Nugraha.

JAKARTA – Kementerian Luar Negeri RI mengonfirmasi laporan mengenai seorang anak buah kapal (ABK) Indonesia yang hilang di laut saat berlayar di atas kapal penangkap ikan Tiongkok di Samudera Hindia pada awal bulan ini. 

Menurut keterangan Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI), Judha Nugraha, Kemlu RI telah menerima laporan tersebut dari pihak keluarga ABK melalui Portal Peduli WNI.

“Dapat kami sampaikan bahwa Kementerian Luar Negeri pada 25 Agustus 2020 telah menerima laporan yang disampaikan pihak keluarga mengenai peristiwa hilangnya seorang ABK WNI dengan inisial ACG pada kapal Lu Xing Yuan Yu 117,” kata Judha dalam press briefing, Kamis (27/8/2020).

BACA JUGA: Viral! ABK Indonesia Minta Pertolongan karena Disiksa di Kapal Long Line China

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kemlu RI segera berkoordinasi dengan KBRI Beijing dan KDI Taipei untuk mendapat klarifikasi laporan tersebut dari pihak pihak perusahaan di RRT dan agensi di Taiwan. Kemlu RI juga meminta kepada Pemerintah RRT untuk mengupayakan pencarian dan investigasi terkait hilangnya ABK WNI tersebut.

Menurut informasi yang diterima Kemlu RI, insiden itu terjadi pada 1 Agustus 2020, sekira pukul 4 hingga 6.30 waktu setempat saat kapal Lu Xing Yuan Yu berlayar di Samudera Hindia. Judha mengatakan, informasi itu berdasarkan laporan kapten kapal yang dibuat dengan disaksikan 11 ABK WNI lainnya yang berada di atas kapal.

“Pada saat tersebut, yang bersangkutan, dalam hal ini ACG diperkirakan jatuh dari kapal,” kata Judha.

BACA JUGA: Alih-Alih Sejahtera, ABK WNI Diperbudak Kapal China

Setelah mengetahui hilangnya ACG, kapal Lu Xing Yuan Yu telah melakukan pencarian di perairan sekitar lokasi selama setidaknya 72 jam, sayangnya upaya itu tak membuahkan hasil.

Judha menambahkan bahwa kejadian ini telah dilaporkan kepada pihak perusahaan.

Kemlu RI telah menghubungi pihak keluarga korban mengenai langkah-langkah yang telah diambil terkait laporan tersebut, baik oleh Kemlu RI mau pun dari kementerian dan lembaga terkait.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini