JAKARTA - Peredaran uang palsu di tengah pandemi Covid-19 mulai merebak di tengah masyarakat. Kali ini seorang pedagang nasi uduk di Jalan Raya Tengah, Kelurahan Gedong, Kecamatan Pasar Rebo, Mala (42) menjadi korban aksi tersebut.
Kurnia (36) adik korban mengatakan, kakaknya tertipu saat seorang pembeli membayar dua bungkus nasi uduk menggunakan uang pecahan Rp50 ribu. Akibat kejadian itu korban merugi karena harus mengembalikan uang pecahan Rp50 ribu tersebut.
"Ketahuan kalau uangnya palsu pas kakak saya lagi menghitung uang. Uangnya terasa beda, lebih tipis, warna juga lebih pudar," kata Kurnia di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kamis (27/8/2020).
Menurut Kurnia, perbedaan uang palsu itu sangat ketara bila terkena air. Sebab, lanjut dia warna dari uang pecahan Rp 50 ribu itu menjadi pudar seperti pada uang mainan anak-anak yang biasa dijumpai.