Turki Kecam Aksi Pembakaran Alquran di Swedia

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 31 Agustus 2020 12:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 31 18 2270103 turki-kecam-aksi-pembakaran-alquran-di-swedia-oRPFWLUSwy.jpg Foto: Hurriyet Daily News.

ANKARA - Juru bicara kepresidenan Turki pada hari Minggu mengecam pembakaran Alquran oleh aktivis sayap kanan di Swedia, menyebut mereka yang terlibat dalam tindakan tersebut sebagai "orang barbar modern."

“Mereka tanpa malu-malu membakar Alquran, kitab suci Islam, di tengah-tengah Eropa. Mereka kemudian mengklaim sebagai paragon akal, logika, kebebasan dan keadilan,” kata Ibrahim Kalin dalam sebuah posting di Twitter sebagaimana dilansir Ahval. “Orang barbar modern tidak mengenal batas dalam pola pikir primitif."

BACA JUGA: Aksi Bakar Alquran Picu Kerusuhan di Kota Swedia

Pada Jumat (28/8/2020), pengikut politikus sayap kanan-jauh Denmark Rasmus Paludan membakar salinan Alquran di dekat masjid di kota Malmo, Swedia selatan. Rekaman video insiden tersebut beredar secara online, memicu kerusuhan selama akhir pekan ketika lebih dari 300 orang turun ke jalan.

“Mereka menyebut siapa pun yang tidak seperti mereka sebagai fanatik anti-argumen dan retro,” kata Kalin.

Pada Sabtu (29/8/2020), Kementerian Luar Negeri Turki mengkritik insiden tersebut, mengatakan bahwa tindakan seperti itu merupakan pukulan keras bagi "budaya hidup berdampingan dan nilai-nilai Eropa."

BACA JUGA: Politikus Garis Keras Denmark Umumkan Rencana Bakar Kitab Suci di Swedia

Polisi Swedia telah menangkap tiga orang karena menghasut kebencian atas satu kelompok etnis atas insiden pembakaran Alquran.

Pihak berwenang Swedia mencegah kedatangan Paludan, yang akan melakukan perjalanan ke Malmo untuk berbicara pada acara Jumat, dengan mengumumkan bahwa dia telah dilarang memasuki Swedia selama dua tahun. Dia kemudian ditangkap di dekat Malmo.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini