Dalam kesempatan ini, Pangdam Jaya juga telah menyalurkan sebagian ganti rugi kepada masyarakat serta meminta permohonan maaf atas tindakan anarkis oknum TNI pada Sabtu 29 Agustus 2020 dini hari lalu.
"Hari ini kami dari TNI melakukan kegiatan memberikan kerugian dari korban kerusuhan dan sekaligus kami juga memberikan santunan. Mengingat saat ini korban tidak mengerti apa-apa, hanya karena imbas dari oknum yang tidak bertanggung jawab sehingga kita dengan cepat harus segera," tandasnya.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.