BACA JUGA: Indonesia Kecam Penerbitan Ulang Kartun Nabi Muhammad oleh Charlie Hebdo
Keputusan majalah tersebut juga memicu reaksi kemarahan di negara-negara Muslim lainnya. Pada Selasa (8/9/2020), pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mencap kemunculan kembali kartun provokatif itu sebagai "dosa yang tak termaafkan," menambahkan bahwa itu jelas menunjukkan "permusuhan dan dendam jahat" terhadap Islam yang tersimpan di Barat.
Charlie Hebdo mencetak ulang kartun kontroversial pekan lalu, menandai awal persidangan 14 tersangka, terkait dengan serangan tahun 2015 di kantor mingguan satire dan supermarket halal Hyper Cacher yang menewaskan 17 orang.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.