Sementara itu, Kepala Kantor Badan SAR Nasional Manado, Suhri Noster Norbertus Sinaga, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan latihan yang telah berjalan baik meskipun beberapa kali terkendala koneksi yang kurang baik.
“Semoga ketika ada kejadian seperti ini, persiapan dan alurnya sudah dipahami dengan baik. Sebagai tambahan masukan untuk kedepannya meskipun dalam latihan alur komunikasi sebaiknya tetap memperhatikan waktu karena dalam penanganan kejadian seperti ini dibutuhkan kecepatan waktu," tambah Suhri.
Dalam simulasi tersebut juga memperlihatkan alur komunikasi antar unit maupun instansi serta gambaran kejadian melalui video, narasi dari pengisi suara, dan miniatur kendaraan. Komunikasi dilakukan tanpa adanya transkrip sehingga para pihak yang terlibat harus memahami alur koordinasi , komando, serta langkah yang harus diambil saat terjadi keadaan darurat.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.