JAKARTA - Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengenang mendiang pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama sebagai figur bersahaja. Semasa di pemerintahan, JK bercerita kerap mendapat kritik dari Kompas meskipun dirinya bersahabat baik Jakob Oetama.
"Iya gaya Kompas mengkritik tanpa menampar, jadi beberapa waktu baru terasa (kita) dikritik," ucap Kalla sebagaimana dikutip dari siaran langsung Kompas TV, Rabu (9/9/2020).
Menurut Kalla, Kompas juga selalu memberikan solusi di balik kritik yang disampaikannya. Tak ayal ketika dikritik Kompas pemerintah selalu mengintrospeksi diri.
"Jadi mengkritik tanpa menampar, itu tidak mudah, positif, dan memberikan solusi," jelas politikus Golkar itu.
JK mengaku sudah 40 tahun bersahabat dengan Jakob Oetama. Sejak dahulu, JK kerap diundang menjadi pembicara dalam forum yang diselenggarakan Kompas sebagai representasi dari Indonesia Timur. "Dengan Pak Jakob sudah saling berinteraksi 40 tahun," jelasnya.