Ungkap Kasus Ibu Aniaya Anak, Polda Kalteng Pastikan Berantas Kasus Kekerasan pada Anak

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 09 September 2020 21:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 09 340 2275190 ungkap-kasus-ibu-aniaya-anak-polda-kalteng-pastikan-berantas-kasus-kekerasan-pada-anak-iqdBaoIyZI.jpg Kapolda Kalteng Irjen Dedi Prasetyo. (Dok Polda Kalteng)

JAKARTA - Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) memastikan akan mengusut tuntas kasus dugaan kekerasan yang menjadikan anak di bawah umur menjadi korban.

"Kami dari pihak kepolisian akan konsisten dalam mengusut kasus yang menyangkut anak di bawah umur karena mereka adalah penerus bangsa yang harus dijaga," kata Kapolda Kalteng Irjen Dedi Prasetyo kepada Okezone, Jakarta, Rabu (9/9/2020).

Dedi mengungkapkan terkait pengungkapan kasus kekerasan terhadap anak, jajarannya bersama Polres Kotawaringin Timur (Kotim) telah mengungkap kasus penganiayaan orangtua kepada anaknya dan terjadi di Kota Sampit. Bahkan kejadian itu sempat viral di media sosial.

"Serta pengungkapan kasus persetubuhan anak dibawah umur oleh Polres Pulang Pisau (Pulpis) yang terjadi pada April kemarin," tuturnya.

Sementara itu Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Atist Merdeka Sirait menyatakan kerja keras, cepat dan tepat adalah merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Polda Kalteng dan jajarannya untuk memberikan pelindungan terhadap anak.

“Karena keberadaan anak kita saat ini adalah anak masa depan," kata Arist.

Berkat pengungkapan kasus dibawah anak itu, Komnas Perlindungan Anak memberikan penghargaan kepada Polda Kalteng lantaran mengungkap kasus kekerasan terhadap anak. Selain Polda, Polres Kotim dan Polres Pulpis menerima penghargaan atas keberhasilan dan kesigapan dalam mengungkap kasus terhadap anak di bawah umur.

Untuk memberikan layanan pemulihan korban, Komnas Perlindungan Anak akan membangun kemitraan penanganan rehabilitasi sosial dan re-integrasi anak dengan Dinas Sosial, P2TP2A dan Dinas PPPA Kalteng dengan melibatkan pegiat dan peksis perlindumgan anak.

"Untuk membangun gerakan menjaga dan melindungi Anak di seluruh wilayah hukum Kalimantan dalam kesempatan itu, direncanakan dilakukan pertemuan melibatkan seluruh Kapolsek, Babinsa Camat dan Kepala Desa," tuturnya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini