Papua Barat Rawan Banjir & Longsor, Waspada Hujan Lebat Hari Ini

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Kamis 17 September 2020 10:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 17 340 2279127 banjir-longsor-tewaskan-2-warga-di-sorong-waspada-hujan-lebat-zWymfZSA84.jpg Pantauan banjir di Sorong kemarin malam. Foto: dok.BNPB

JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) menjelaskan berdasarkan analisis InaRISK, Kota Sorong memiliki tingkat risiko sedang hingga tinggi untuk bahaya banjir dan tanah longsor. 

Setidaknya ada 5 kecamatan yang berada pada kategori sedang hingga tinggi untuk bahaya longsor dengan luas sekitar 4.717 hektar. “Populasi penduduk terpapar di 5 kecamatan tersebut berjumlah 5.492 jiwa,” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati pada Kamis (17/9/2020).

Hal ini sudah dibuktikan dengan sejumlah kawasan di Kota Sorong, Papua Barat, mengalami bencana banjir dan longsor pada Rabu (16/9/2020). Akibatnya dua warga tewas lantaran tertimpa material longsor.

“Dua warga meninggal dunia dan masih melakukan pendataan di lokasi kejadian. Longsor juga merusak satu rumah milik warga,” kata Raditya.

Ia juga mengatakan berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua Barat, hingga Rabu (16/9/2020) malam petugas masih melalukan pendataan di lokasi kejadian.

Menurut Raditya, bencana longsor ini disertai kejadian banjir yang melanda tiga kecamatan. Kejadian alam dipicu oleh hujan dengan intesitas sedang hingga tinggi pada Rabu, 16 September 2020, pukul 16.00 WIT.

“Di samping itu, pantaun BPBD setempat menyebutkan struktur tanah yang labil hingga akhirnya mengakibatkan longsoran. Saat kejadian banjir, tinggi muka air beragam antara 10 hingga 100 cm,” tuturnya.

Adapun terdapat tiga kecamatan di Kota Sorong yang terdampak kejadian tersebut meliputi Kecamatan Sorong (Kelurahan Klademak, Remu Utara), Sorong Utara (Kelurahan Malaingkedi) dan Sorong Manoi (Malabutor). Rumah-rumah terendam masih dalam pendataan oleh BPBD setempat.

Baca Juga: BPBD: Banjir dan Longsor di Sorong Sebabkan 7 Tewas dan Ratusan Rumah Rusak

“Menyikapi kejadian tersebut, tim reaksi cepat (TRC) BPBD Kota Sorong melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan Basarnas, TNI dan Polri untuk evakuasi korban,” jelas Raditya.

Lebih jauh menurutnya BPBD Kota Sorong telah mengimbau masyarakat yang tinggal dekat lokasi rawan longsor agar selalu waspada dan siaga mengantisipasi kejadian serupa.

Sementara prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pada hari ini dan Jumat (18/9/2020) wilayah Papua Barat berpotensi terjadi hujan lebat yang mungkin disertai kilat dan angin kencang.

Baca Juga: 1.921 Bencana Landa Indonesia Hingga Akhir Agustus 2020

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini