Kembali Dibuka Setelah Penutupan Terpanjang, Taj Mahal Sepi Pengunjung

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 21 September 2020 17:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 21 18 2281370 kembali-dibuka-setelah-penutupan-terpanjang-taj-mahal-sepi-pengunjung-GSz3RkBQ2l.jpg Taj Mahal. (Foto: Zeenews)

AGRA - Monumen ikonik India, Taj Mahal pada Senin (21/9/2020) kembali dibuka untuk pengunjung setelah ditutup selama enam bulan, penutupan terlama sepanjang sejarah bangunan itu. Namun, pintu masuk Taj Mahal, yang biasanya dipadati pengunjung yang mengantre, sebagian besar tampak kosong.

Taj Mahal memberlakukan langkah-langkah keamanan baru di hari pertama pembukaannya kembali. Pengunjung dilarang melakukan foto bersama, adanya pemeriksaan suhu di pintu masuk dan penggunaan tiket digital, merupakan beberapa langkah keamanan untuk mencegah penularan infeksi Covid-19 yang diberlakukan.

Menurut laporan BBC, seluruh kompleks Taj Mahal dibersihkan sebelum pintu dibuka pada pukul 8 pagi dan semua petugas terlihat mengenakan masker dan pelindung wajah.

BACA JUGA: India Tutup Taj Mahal dan Ribuan Monumen Sampai Akhir Bulan karena COVID-19

Pihak berwenang mengatakan akan ada pemeriksaan suhu di pintu masuk, dan pengunjung akan diminta menggunakan metode pembayaran digital untuk membeli tiket. Mereka juga telah diberitahu untuk mengikuti jarak sosial di properti tersebut.

Meski pengunjung diperbolehkan melakukan swafoto sendiri, mereka dilarang berfoto dalam kelompok.

Bangunan bersejarah itu menerapkan pembatasan 5.000 pengunjung per hari karena tingginya kasus Covid-19 di India.

"Tidak ada kerumunan, rasanya sangat berbeda dengan Taj Mahal," kata jurnalis lokal, Yogesh Kumar Singh yang berada di sana pada hari pembukaan. "Saya pikir banyak orang tidak akan muncul selama kasus terus meningkat."

Taj Mahal dikelilingi oleh taman tempat pengunjung menghabiskan banyak waktu berjalan-jalan dan berpose untuk foto. Namun, mausoleum di Taj Mahal merupakan ruang tertutup, nyaris tanpa ventilasi, sehingga rentan terhadap penularan Covid-19.

BACA JUGA: Badai Hancurkan Dua Menara di Taj Mahal

Gautam Sharma, yang mengunjungi Taj Mahal pada Senin, mengatakan bahwa dia telah menunggu hari pembukaan kembali itu selama berbulan-bulan.

"Saya tahu tidak banyak orang yang akan muncul di awal (pembukaan), jadi saya pikir akan aman untuk mengunjungi monumen dalam beberapa hari pertama dibuka kembali," kata pria yang berkendara dari Delhi itu.

Taj Mahal adalah bangunan marmer yang dibangun di abad ke-17 oleh kaisar Mughal Shah Jahan untuk mengenang ratunya, Mumtaz Mahal. Situs ikonik itu telah lama menjadi salah satu tempat wisata terkemuka, dan menarik sebanyak 70.000 orang setiap hari sebelum pandemi.

Taj Mahal terakhir kali ditutup pada 1978, ketika Kota Agra, di mana bangunan itu berlokasi, dilanda banjir. Monumen itu juga sempat ditutup selama beberapa hari pada 1971, saat terjadi perang antara India dan Pakistan.

India telah melaporkan lebih dari lima juta kasus sejauh ini, dan Uttar Pradesh, tempat Taj Mahal berada, memiliki beban kasus tertinggi kelima di negara itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini