Adi menjelaskan polisi juga sudah berkoordinasi dengan pihak Airport Operation Control Center (AOCC) serta penyelenggara rapid test Covid-19 untuk mengusut kasus ini.
Selain itu, polisi juga sudah berkomunikasi dengan IDI guna mengetahui status terduga pelaku. "Kami sudah berkoordinasi dengan AOCC terkait CCTV. Kami juga kontak pihak IDI untuk mengetatahui apakah pelaku yang dilaporkan ini memang sudah dokter atau belum," ujar Adi
Sebelumnya diberitakan, kasus dugaan pelecehan oleh petugas pelayanan Rapid Test Covid-19 terjadi di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Kasus tersebut diceritakan oleh pengguna Twitter dengan akun @listongs.
Tak hanya melakukan pelecehan, pelaku juga diduga melakukan tindakan pemerasan dan pemalsuan dokumen karena mengubah hasil rapid test korban, lalu meminta korban mentransfer uang.
Baca Juga: Viral Wanita Cantik Curhat Dilecehkan saat Rapid Test di Bandara Soetta
(Abu Sahma Pane)