Ungkap Jaringan Narkoba Internasional, Polda Sumbar Sita Ribuan Ekstasi hingga Uang Rp588 Juta

Rus Akbar, Okezone · Senin 21 September 2020 21:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 21 340 2281492 ungkap-jaringan-narkoba-internasional-polda-sumbar-sita-ribuan-ekstasi-hingga-uang-rp588-juta-ypo4M8TLzS.jpg Polda Sumbar rilis pengungkapan jaringan narkoba internasional. (Foto : Rus Akbar)

PADANG – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumbar mengungkap peredaran narkoba jaringan internasional. Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan enam orang tersangka dan mengamankan barang bukti sebanyak 5.785 butir pil ekstasi, 2 kilogram lebih sabu dan uang tunai Rp588 juta, serta dan dua unit mobil.

Dirnarkoba Polda Sumbar, Kombes Wahyu Sri Bintoro mengatakan, terungkapnya jaringan narkoba Internasional ini bermula dari penangkapan seorang tersangka narkoba berinisial SY di Kota Padang pada tanggal 10 Agustus 2020.

“Kita mengamankan 800 gram sabu dari tersangka ini. Kepada penyidik, dia bernyanyi jika mendapatkan barang haram tersebut dari seorang berinisial YY yang tinggal di Pekanbaru. Setelah tim menyelidiki, YY ini masuk dalam daftar buron polisi," katanya Senin (21/9/2020).

Setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya petugas menangkap salah seorang tersangka dengan inisial OT (37) yang berprofesi sebagai sopir, pada Kamis (3/9) lalu di pinggir jalan Nagari Sarilamak Kecamatan Harau Kabupaten Limapuluh Kota. Dari tangannya, diamankan satu butir pil ekstasi dan 1 bongkahan kecil sabu yang dibungkus dengan uang pecahan Rp2000, 1 mobil Honda CRV serta satu ponsel.

Usai mengamankan OT, polisi langsung melakukan pengembangan dan mendapatkan identitas YY (38), selaku bandar dan otak jaringan yang tertangkap ini. Petugas bergerak ke Pekanbaru untuk mengamankan YY berikut seorang wanita berinisial SZ (24) yang berperan sebagai pengatur uang.

"Ketiga tersangka pun langsung digelandang ke Mapolda Sumbar untuk pemeriksaan lebih lanjut," ucapnya.

Saat melakukan penangkapan di rumah tersangka YY, polisi menangkap tiga pria lainnya yang saat itu akan membeli barang kepada YY yakni, RB, EF dan AN.

"Dari tangan keenam tersangka ini kita dapat barang bukti berupa pil ekstasi sebanyak 5.785 butir, sabu 2 kilogram lebih, buku rekening tabungan, ATM, handphone dan juga dua unit mobil yang digunakan para tersangka serta uang sekitar Rp588 juta," ujarnya.

Kepada tersangka, terancam pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 jo pasal 137 Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. "Dengan ancaman hukuman paling rendah lima tahun dan maksimal 20 tahun," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini