Lantunan Sholawat Iringi Kirab Haul Sultan Agung Keraton Kasunanan Surakarta

Bramantyo, Okezone · Senin 21 September 2020 10:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 21 512 2281048 lantunan-sholawat-iringi-kirab-haul-sultan-agung-keraton-kasunanan-surakarta-I1WyVEPrYq.jpg Kirab Haul Sultan Agung Kasunanan Surakarta. Foto: Bramanto

SOLO - Dewan Adat Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menggelar Wilujengan Haul Kanjeng Sultan Agung Prabu Hanyokrokusumo, pendiri Kerajaan Mataram di Tanah Jawa. Haul itu berlangsung kemarin atau pada 2 Sapar Jimakri 1954 dalam penganggalan Jawa.

Berbeda dari tahun sebelumnya yang dihadiri 5.500 orang, pada haul 2 Sapar Jimakri 1954 yang hadir dibatasi yaitu 250 orang saja.

Pembatasan jumlah yang hadir pada haul Agung Prabu tersebut dilakukan untuk mencegah penularan virus Corona (Covid-19). Meski hadirin dibatas, namun jalannya Wilujengan Haul Kanjeng Sultan Agung Prabu Hanyokrokusumo tetap berlangsung meriah.

Pantauan Okezone di lokasi, kirab dalam rangka Wilujengan Haul Kanjeng Sultan Agung Prabu Hanyokrokusumo diawali dengan barisan prajurit Keraton Kasunanan.

Di belakang barisan prajurit, para abdi dalem membawa tumpeng. Ada 16 tumpeng yang melambangkan penerus Sultan Agung.

Mulai dari Amangkurat ke IV hingga Pakubuwono ke XIII raja Keraton Kasunanan yang saat ini masih bertahta.

Baca Juga: 2 Momen Bersejarah Iringi Peringatan Berdirinya Karaton Kasunanan Tahun Ini

Di barisan barusan tumpeng dan abdi dalem pembawa ubobrambe, berjalan putri Raja Pakubuwono ke XII yang juga Ketua Lembaga Dewan Adat Keraton Kasunanan GKR Wandasari.

Kirab haul Sultan Agung yang diiringi abdi dalem merupakan sesuatu yang sakral. Meski matahari teruk, acara terus dijalankan sambil melantunkan shalawat tiada putus hingga kirab sampai ke Masjid Agung,

Setibanya di Masjid Agung, ubo rampe yang dibawa dari pagelaran Keraton Kasunanan itu disusun rapi di atas meja yang sudah dipersiapkan. Lantunan ayat suci Alquran dan doa-doa pun dikumandangkan para Kiai Kraton Kasunanan.

Baca Juga: Masjid Al Yahya Karanganyar, Pilar Kayunya Awet sejak Masa Wali Songo

Juru bicara LDA Kanjeng Pangeran (KP) Eddy Wirabumi mengatakan semua perwakilan trah darah dalem Sinuhun Amangkurat hingga Sinuhun PB XIII juga turut hadir.

"Ini peringatan haul Sultan Agung, pendiri dinasti Mataram yang juga Pahlawan Nasional," jelas Wirabumi pada Minggu (20/9/2020).

Dalam haul ini intinya mendoakan Sultan Agung dan mengingat banyak hal yang sudah diperbuat untuk masyarakat, negara, dan bangsanya. "Sehingga pemerintah juga memberikan gelar pahlawan nasional kepada beliau," paparnya.

Terakhir, Wirabumi menuturkan dalam pelaksanaan haul kali diselipkan harapan dan doa khusus agar pandemi Covid-19 cepat berlalu. "Harapanya pandemi ini cepat berlalu dan kondisi kembali seperti semula," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini