Ibu dan Anak Ditemukan Tewas Penuh Darah, Diduga Korban Pembunuhan

Ade Putra, Okezone · Kamis 24 September 2020 11:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 24 340 2282884 ibu-dan-anak-ditemukan-tewas-penuh-darah-diduga-korban-pembunuhan-HHBxNLYlVk.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

PONTIANAK - Warga Kelurahan Banjar Serasan, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, Kalimantan Barat digegerkan penemuan dua sosok mayat perempuan. Jasad bersimbah darah itu ditemukan dalam rumah di Jalan Tanjung Harapan, Rabu (23/9/2020) sekira pukul 20.00 WIB.

Kedua mayat ini merupakan ibu dan anak. Ibu berinisial SS berusia 39 tahun, sedangkan anaknya GB berusia 19 tahun. Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Komarudin mengatakan, dugaan sementara keduanya merupakan korban pembunuhan.

"Kita masih dalam temuan mayat dalam rumah ini. Dugaan sementara masih kita dalami. Namun dari fakta-fakta kedua korban tersebut ada luka. Dugaan sementara korban pembunuhan," ujar Komarudin.

Jika dilihat pada kondisi mayat serta bercak-bercak di lapangan, diperkirakan kedua korban sudah meninggal sejak dua hari lalu. "Sementara (luka) yang terlihat pada bagian kepala. Korban SS ditemukan di ruang tamu. Sementara korban GB ditemukan di ruang tengah. Kita masih dalami," ucapnya.

Komarudin menegaskan, pihaknya masih didalami dugaan yang ada. Apakah korban dibunuh dan berapa jumlah pelaku. "Masih kita dalami. Namun di lihat kondisi dalam rumah, tidak ada barang berharga yang hilang,” ujarnya.

Baca juga: Pria Berbaju Koko Ditemukan Tewas Terikat di Dalam Sumur 

Sebagaimana diketahui, kedua korban awalnya ditemukan oleh pihak keluarga. Pihak keluarga merasa curiga kepada para korban yang tak keluar-keluar rumah. 

"Korban tak keluar rumah. Dihubungi juga tidak merespons, tapi HP-nya menyala. Kemudian karena kecurigaan tersebut, pihak keluarga mencoba mengecek ke dalam," ucapnya. 

Setiba di dalam rumah, lampu dalam keadaan padam. Saat dinyalakan, kata Komarudin, ditemukan kedua korban sudah tergeletak di lantai. "Kemudian melapor ke Polsek Pontianak Timur dan dilakukan penyelidikan," katanya.

Baca juga: 4 Kasus Mutilasi yang Bikin Heboh di Indonesia

Jasad kedua korban akan dilakukan upaya visum atau autopsi. Namun, langkah tersebut bisa dilakukan tergantung kebutuhan penyidikan.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini