Polisi Bidik Kontraktor dalam Kecelakaan Kerja di RSI Unisma

Avirista Midaada, Okezone · Senin 28 September 2020 23:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 28 519 2285245 polisi-bidik-kontraktor-dalam-kecelakaan-kerja-di-rsi-unisma-S5vpahsoqR.jpg Lokasi kecelakaan kerja RSI Unisma (Foto: Okezone/Avirista Midaada)

KOTA MALANG - Kecelakaan kerja di RSI Unisma yang menewaskan empat pekerja mulai menemui titik terang. Berdasarkan penyelidikan kepolisian, mengindikasikan pihak kontraktor proyek yang harusnya bertanggung jawab mengenai kecelakaan lift proyek tersebut.

Kasubnit I Unit IV Satreskrim Polresta Malang Kota, Iptu Rudi Hidajanto mengakui bila tersangka mengerucut ke pihak kontraktor pengerjaan proyek, PT Dwi Ponggo Seto.

"Sementara dari yang kami lihat, pihak yang bertanggung jawab (kecelakaan kerja di RSI Unisma) adalah pihak kontraktor, yaitu dari PT Dwi Ponggo Seto,” ujar Kasubnit I Unit IV Sat Reskrim Polresta Malang Kota, Iptu Rudi Hidajanto, pada Senin (28/9/2020).

Namun, pihaknya masih terus mendalami lagi terkait keterlibatan personal orangnya, mengingat bila dalam aturan pidana yang bertanggung jawab yakni seseorang, bukan perusahaan.

“Dari PT, kami mencari personal yang bertanggung jawab dan bukan kelembagaannya. Dan apakah kecelakaan kerja ini terjadi karena ada kelalaian personal, dari pengawas ataukah dari pihak direktur. Oleh sebab itu, kami terus menyelidiki kasus ini,” imbuhnya.

Baca Juga: Usut Kasus Kecelakaan Kerja di RSI Unisma, Polisi Tunggu Hasil Labfor

Sejauh ini kepolisian telah melakukan pemeriksaan kepada sejumlah saksi, termasuk dari pihak yayasan yang menaungi RSI Unisma dan pihak kontraktor pengerjaan proyek bangunan gedung RSI Unisma. Pada pemeriksaan itu, polisi menggali keterangan terkait kontrak kerja antara pihak kontraktor dengan pihak yayasan.

“Hal itu untuk melihat, apakah ada ketidaksesuaian kontrak sehingga terjadi laka kerja tersebut. Dan dalam kontrak itu hanya terkait pembangunan dan spesifikasi gedung. Sedangkan untuk lift proyek itu, apakah ada dalam kontrak masih kami dalami,” tukasnya.

Sebelumnya, sebuah kecelakaan kerja terjadi di proyek pembangunan gedung RSI Unisma yang berada di Jalan MT Haryono Kota Malang. Kejadian maut tersebut berlangsung pada Selasa siang sekitar pukul 12.30 WIB.

Evakuasi para pekerja yang terluka dan tewas sendiri baru bisa dilakukan Selasa sore, lantaran harus memastikan kondisi material di sekitar lokasi aman. Satu per satu korban luka dibawa dengan enam unit mobil ambulans sejak pukul 16.00 WIB.

Sedangkan empat pekerja yang tewas dievakuasi ke ruang forensik RSUD Saiful Anwar dengan empat mobil ambulans berbeda.

Kecelakaan kerja ini diduga disebabkan lift proyek yang seharusnya diperuntukkan khusus barang, bukan untuk orang dinaiki para pekerja yang akan naik menuju lantai 5. Namun karena diduga kelebihan kapasitas orang hingga 11 pekerja yang naik lift jatuh. Tali sling lift putus di lantai 4 hingga mengakibatkan lift terjatuh.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini