Diperkosa Ramai-Ramai, Gadis Kasta Rendah India Meninggal di Rumah Sakit

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 29 September 2020 19:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 29 18 2285781 diperkosa-ramai-ramai-gadis-kasta-rendah-india-meninggal-di-rumah-sakit-RPQ0hbomND.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

LUCKNOW - Seorang wanita dari kasta terendah di India meninggal di rumah sakit pada Selasa (29/9/2020), beberapa pekan setelah diperkosa oleh sekelompok pria. Kematian wanita itu memicu protes dan kritik oposisi atas apa yang mereka sebut sebagai kegagalan pemerintah melindungi wanita.

Kasus yang dialami wanita berusia 19 tahun itu adalah yang terbaru dari serangkaian kejahatan mengerikan terhadap wanita di India. Negara itu memiliki reputasi buruk sebagai salah satu tempat terburuk di dunia untuk wanita.

BACA JUGA: Eksekusi Mati Pelaku Perkosaan Geng Brutal di Bus India Kembali Ditunda

Pada 2018, rata-rata setiap 15 menit seorang wanita di India melaporkan kasus pemerkosaan, demikian menurut data pemerintah yang dirilis awal tahun ini.

“Hampir tidak ada perlindungan bagi perempuan. Penjahat secara terbuka melakukan kejahatan, "kata Priyanka Gandhi Vadra, pemimpin partai oposisi Kongres, sebagaimana dilansir Reuters.

Menurut keterangan pihak berwenang, korban yang berasal dari komunitas Dalit, diserang dan diperkosa pada 14 September di sebuah lapangan dekat rumahnya di distrik Hathras, 100 km dari Delhi.

Polisi telah menangkap empat pria sehubungan dengan kejahatan tersebut.

Pada Senin (28/9/2020), wanita itu dibawa dari rumah sakit di Negara Bagian Uttar Pradesh ke Rumah Sakit Safdarjung di New Delhi, di mana dia meninggal saat menjalani perawatan.

Sekira 300 pengunjuk rasa dari Bhim Army, sebuah partai yang memperjuangkan hak-hak Dalit, memasuki lokasi rumah sakit dan meneriakkan slogan-slogan di dekat kamar mayat tempat jasad wanita itu disimpan.

BACA JUGA: Laporkan Kasus Perkosaan, Perempuan di India Dibakar dalam Perjalanan ke Persidangan

"Kami akan membawa masalah ini ke pengadilan jalur cepat untuk penyelidikan lebih cepat dan pengumpulan bukti," kata otoritas distrik di Hathras dalam sebuah pernyataan.

Negara Bagian Uttar Pradesh, asal dari wanita itu, menempati peringkat sebagai negara bagian paling tidak aman bagi wanita di India.

Desember lalu, seorang wanita Dalit berusia 23 tahun dibakar oleh sekelompok pria saat dia berjalan ke pengadilan di Uttar Pradesh untuk mengajukan tuntutan pemerkosaan.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini