Anak dan Istri Tewas Dibunuh, Suami Minum Racun saat Hendak Ditangkap

Ade Putra, Okezone · Jum'at 02 Oktober 2020 13:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 02 340 2287321 anak-dan-istri-tewas-dibunuh-suami-minum-racun-saat-hendak-ditangkap-xSpA7vAmvy.jpg Ilustrasi. Foto: Okezone

PONTIANAK – Seorang suami nekat meminum racun saat hendak ditangkap polisi guna pengembangan kasus dugaan pembunuhan istri dan anak tirinya. Setelah itu ia mendapat pertolongan agar tak sampai kehilangan nyawa.

Kondisi A, suami dari SS (39) dan ayah tiri dari GB (19) kini sudah mulai pulih. Pria yang tinggal di Kecamatan Rasau Jaya ini sebelumnya mendapat perawatan di RS Anton Soedjarwo Pontianak (Bhayangkara) untuk mendapat pertolongan medis.

Karena kondisi tubuh A lemah pasca diamankan Tim Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak di kawasan Kali Bandung, perbatasan antara Kecamatan Sungai Raya dengan Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya, Jumat (2/10/2020) dini hari.

"Sangat disayangkan, saat hendak diamankan yang bersangkutan mencoba untuk bunuh diri dengan meminum cairan yang sampai saat ini kita dalami cairan apa," ungkap Kapolresta Pontianak Kombes Pol Komarudin kepada sejumlah media, Jumat 2 Oktober 2020.

Informasi yang dihimpun di lapangan, A memang sudah menyiapkan racun rumput di tangannya sebelum ditangkap. Belum diketahui pasti alasan A menegak racun rumput itu.

Namun yang pasti kondisi A kini sudah mulai membaik. "Kondisi yang bersangkutan sudah berangsur baik," terang Komarudin.

Baca Juga: Ibu dan Anak Ditemukan Tewas Penuh Darah, Diduga Korban Pembunuhan

Untuk diketahui, kasus dugaan pembunuhan terhadap istrinya SS (39) dan anaknya GB (19) terjadi pada Rabu 23 September 2020.

Kasus ini sekarang sudah mendapat titik terang. Orang yang dianggap memiliki kaitan erat dalam kasus penemuan mayat di Jalan Tanjung Harapan, Kelurahan Banjar Serasan, Pontianak Timur, Kota Pontianak, Kalimantan Barat itu, sudah diamankan.

Lelaki yang diamankan Tim Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak tersebut adalah A, tak lain suami SS atau ayah tiri GB. A diamankan setelah adanya informasi dari masyarakat melalui Bhabinkamtibmas terkait keberadaan seseorang yang selama ini diburu kepolisian.

Sejak penemuan dua mayat ini, tim kepolisian memang sudah dikerahkan ke berbagai daerah yang dimungkinkan menjadi persinggahan atau persembunyian A. Sebagaimana diketahui, keterangan A dianggap penting karena dia merupakan orang terdekat SS dan GB.

Baca Juga: Pengakuan Saksi Soal Ibu dan Anak Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini