Seorang Ayah Tega Jual Anaknya yang Berusia 6 Bulan Seharga Rp30 Juta

Rusli HR, iNews · Senin 12 Oktober 2020 17:58 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 12 608 2292445 seorang-ayah-tega-jual-anaknya-yang-berusia-6-bulan-seharga-rp30-juta-L2NkitVh4R.jpg Ilustrasi. Foto: Shutterstock

MEDAN – Akibat terdesak kebutuhan ekonomi, seorang ayah tega menjual anak kandungnya yang masih berusia enam bulan.

Kasus ini terungkap saat pelaku menjajakan anak kandungnya tersebut seharga Rp30 juta.

Pelaku diketahuui berinisial S (23) asal Tanjung Balai Asahan yang sekarang berdomisili di Lingkungan 24, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara.

Ia akhirnya diamankan Kepala Lingkungan 23 ke Kantor Kelurahan Pekan Labuhan pada Sabtu 10 Oktober 2020. Pelaku diamankan karena dikhawatirkan dihakimi massa.

Ketika dikonfirmasi di kantor Kelurahan Pekan Labuhan, awalnya S tidak mengaku, namun setelah didesak barulah ia mengakui hendak menjual anaknya karena terdesaj kebutuhan ekonomi.

Baca Juga: Pacar Culik Bayi Kekasih untuk Dijual di Jakarta, Polisi: Kasus Kita Kembangkan

Sementara Nur’Aina (23) istri pelaku mengatakan sudah setahun menikah dan sekarang dikaruniai anak berusia enam bulan yang hendak dijual S tersebut.

Nur menceritakan karena suaminya penagguran, maka memutuskan pindah ke Kelurahan Pekan Labuhan.

Selama tinggal di Pekan Labuhan, suaminya bekerja membantu tetangganya berdagang mi kuah.

Menurut pengakuan Nur’Aina, dihari kejadian itu suaminya pulang ke rumah meminta anaknya dengan alasan untuk dibawa pulang kampung ke Tanjung Balai Asahan. Namun ia tak mengizinkannya.

Baca Juga: Tanpa Ayah Sah, Ibu Jual Bayi Rp3 Juta Usai Dilahirkan

Kemudian suaminya memaksa mengambil anak tersebut dari gendongan sang istri. Setelah berhasil mengambil paksa anaknya tersebut, pelaku pergi.

Namun tidak berapa lama, Nur’Aina mendapat informasi bahwa suaminya tersebut akan menjual anak mereka kepada seseorang.

Nah karena tahu anak yang mau dijual masih mempunyai ibu kandung, calon pembeli menolak.

Kemudian warga sekitar Lingkungan 23 Kelurahan Pekan Labuhan yang mengetahui kejadian itu datang ke lokasi untuk menghajar S.

Namun Kepala Lingkungan 23 dengan cepat mengambil tindakan dan mengamankan S ke Kantor Kelurahan Pekan Labuhan dan seterusnya dibawa ke Polsek Medan Labuhan. Sementara bayi mereka dikembalikan kepada Ibunya.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini