Simpan Ribuan Pil Ekstasi dan 8 Kg Sabu, 2 Pria Ditangkap Petugas BNN

Taufan Mustafa, iNews · Rabu 14 Oktober 2020 00:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 13 340 2293151 simpan-ribuan-pil-ekstasi-dan-8-kg-sabu-2-pria-ditangkap-petugas-bnn-hHeQw0BQ7a.jpg Foto: iNews/Taufan

BANDA ACEH - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh menyita 9.891 butir ekstasi, dan sabu seberat 8.3 Kilogram, selain itu BNNP juga turut mengamankan dua orang tersangka, dan satu orang masih DPO.

Kepala BNNP Aceh, Brigjen Heru Pranoto mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat, kemudian dikembangkan dan dilakukan penangkapan terhadap kedua pelaku, di tempat terpisah, awalnya BNNP menangkap Z di Aceh Timur, selang tiga hari kemudian BNN menangkap R di Medan.

"Pengungkapan kasus tersebut dilakukan BNNP Aceh bekerja sama dengan Polda Aceh, berawal dari informasi masyarakat, kemudian di tindak lanjuti, maka bersama Polda Aceh melakukan upaya pengungkapan, dan hasilnya telah di tangkap dua pelaku di dua TKP, yang pertama R di Aceh Timur, dari pengembangan dilakukan penangkapan lagi terhadap Z di Medan," Kata Heru kepada wartawan, Selasa (13/10/2020).

Menurutnya, hingga saat ini masih ada satu orang DPO berinisial T. Kronologi singkatnya R mendapatkan dan membawa barang tersebut atas perintah sudara T, dan menyerahkan ke Z.

"Kita tangkap R di Aceh Timur dengan barang bukti sebanyak delapan bungkus sabu, kemudian ekstasi 10 ribu butir, dari pengembangan R di lanjutkan ke Medan untuk menangkap Z yang merupakan orang yang menerima pesanan, atas perintah T yang masih DPO," katanya.

Untuk saat ini, tambah Heru, BNNP Aceh masih melakukan pengejaran terhadap T,

BNNP Aceh selalu berkomitmen untuk bersama sama memberantas narkoba di Aceh.

"Kerjasama terus kita jalin hingga pengungkapan kasus selanjutnya. Penangkapan pelaku pertama dengan kedua ada waktu yang berbeda, kita sedang melakukan beberapa penyelidikan dari informasi di masyarakat. Barang tersebut rencananya akan di kirim ke pulau Jawa, pelaku di jerat dengan UU Nomor 35 tentang narkotika, pasal 112, 114 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara," jelasnya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini