Media Lebanon pada Selasa melaporkan bahwa laporan FBI tentang ledakan itu diserahkan kepada hakim Lebanon pada Senin (12/10/2020). FBI menolak mengomentari laporan tersebut.
BACA JUGA: Sekjen PBB Serukan Penyelidikan Transparan Terhadap Penyebab Ledakan Beirut
Dua sumber pemerintah AS yang mengetahui pelaporan dan analisis resmi tentang insiden itu mengatakan bahwa badan-badan AS juga sangat yakin bahwa ledakan itu, yang melibatkan amonium nitrat dalam jumlah besar yang telah disimpan di gedung pelabuhan selama bertahun-tahun, adalah kecelakaan.
Sumber pemerintah Eropa yang mengetahui pelaporan dan analisis intelijen mengatakan para ahli resmi Eropa juga menilai bahwa ledakan itu tidak disengaja.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.