Heboh Kambing Bertanduk 4 di Majalengka, Harganya Fantastis

Fathnur Rohman, Okezone · Kamis 15 Oktober 2020 22:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 15 525 2294343 heboh-kambing-bertanduk-4-di-majalengka-harganya-fantastis-HndFs4RNgd.JPG Domba unik di Majalengka (Foto: Okezone/Fathnur)

MAJALENGKA - Tidak seperti domba pada umumnya, dua ekor domba di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, memiliki empat tanduk. Empat tanduk yang tumbuh karena faktor genetik ini membuat kedua ekor domba tersebut sangat istimewa dan unik.

Kedua ekor domba bertanduk empat ini termasuk ke dalam jenis domba Garut, dengan dua tanduk tumbuh menjulang ke atas, dan dua tanduk lainnya tumbuh ke bawah. Domba-domba tersebut saat ini berada di kandang domba Aljun Farm yang terletak di Desa Majasari, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Menurut salah seorang karyawan Aljun Farm, yakni Wais, kedua ekor domba bertanduk empat ini berusia sekira 2,5 tahun. Karena keunikannya, kata Wais, domba-domba ini akan dijual dengan harga Rp200 juta.

"Kita punya dua ekor. Warnanya putih dan hitam. Yang putih namanya Meli, kalau yang hitam namanya Reno. Karena domba bertanduk empat ini langka, kami akan jual dengan harga Rp200 juta. Kalau dua ekor berarti Rp400 juta," kata Wais kepada Okezone, Kamis (15/10/2020).

Rencananya, sambung dia, apabila dua ekor domba bertanduk empat ini bisa terjual dengan harga Rp200 juta, maka sebagian uang hasil penjualan domba itu akan disumbangkan untuk membiayai pembangunan masjid di Desa Majasari.

Wais mengaku, hingga sekarang sudah ada beberapa orang yang berminat untuk membeli dua ekor domba bertanduk empat tersebut. Akan tetapi, harga yang mereka tawarkan belum sesuai dengan harga yang dipatok oleh pihaknya.

"Untuk penawaran sih ada. Cuma belum sampai ke angka 200 juta. Kita pengen ke angka 200 juta itu tujuannya untuk pembangunan masjid," ujar Wais.

Lebih lanjut ia menceritakan, dua ekor domba bertanduk empat ini awalnya didapat dari salah seorang peternak domba di Garut. Pihaknya kemudian membawa domba-domba tersebut ke kandang domba Aljun Farm untuk dirawat dan dibesarkan.

Kedua ekor domba ini, lanjut Wais, sebaiknya dijadikan untuk domba koleksi saja. Selain karena keunikan yang dimiliki, domba-domba ini ternyata kurang cocok dijadikan sebagai domba pedaging.

"Ini larinya untuk koleksi. Kalau dipotong atau untuk jadi hewan qurban, sangat disayangkan karena dagingnya cuman dapet sekian kilo saja," ucap dia.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini