Suami-Istri Berkomplot Curi Uang Rp20 Juta di Jok Motor Korban

Suryono Sukarno, iNews · Rabu 21 Oktober 2020 17:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 21 512 2297342 suami-istri-berkomplot-curi-uang-rp20-juta-di-jok-motor-korban-dmWFpltKX5.jpg Suami-istri bekerja sama mencuri uang Rp20 juta dari jok motor korbannya. (Foto : iNews/Suryono Sukarno)

PEKALONGAN – Pasangan suami istri di Pekalongan, Jawa Tengah, nekat ambil mencuri uang yang disimpan jok motor korbannya. Dalam aksinya, tersangka membawa kabur uang tunai Rp20 juta.

Tersangka Kartono alias Trondol (34) dan istrinya Qoyimah mengaku, dalam melancarkan aksinya hanya menggunakan tangan kosong. Warga Desa Karangdadap, Kecamatan Karangdadap, itu cukup merogoh jok sepeda motor korban lalu membawa kabur uang tunai di dalamnya.

Trondol menjelaskan, peristiwa bermula ketika ia bersama sang istri Qoyimah (24) keluar rumah untuk membeli lauk pada Kamis (15/10/2020) sekitar pukul 09.00. Di perjalanan, ia melihat korban FT (58) baru saja keluar dari bank di Doro dan memasukkan uang tunai ke dalam jok sepeda motor.

Trondol bersama istri kemudian mengintai Fatehah dari kejauhan. Mereka berdua lalu mengikuti korban sampai berhenti di sebuah toko buah di Desa Kutisari, Kecamatan Doro.

"Ketika korban masuk toko saya beraksi. Istri saya bertugas mengawasi sekitar," kata Kartono.

Setelah mendapatkan seluruh uang korban, kedua tersangka kabur. Uang Rp20 juta itu kemudian dibelanjakan berbagai barang. Tersangka membeli perhiasan, pakaian, satu mobil mainan, mainan mandi bola, sandal dan lain-lain.

"Mainan itu untuk anak saya. Perhiasan untuk istri saya," ujarnya.

Kapolres Pekalongan, AKBP Aris Tri Yunarko mengatakan, kedua tersangka ditangkap di rumahnya pada pada Rabu (20/10/2020) dini hari. Ia menambahkan, tersangka ini merupakan residivis. Sebelumnya tersangka pernah dipenjara dua kali karena kasus yang sama di Magelang dan Brebes.

"Ini ketiga kalinya tersangka tertangkap. Sebelumnya tersangka pernah beraksi di Magelang dan Brebes dengan kasus yang sama," ujarnya.

Akibat aksinya, tersangka dijerat Pasal 363 ayat (1) ke-4e KUHP Pidana dengan ancaman penjara maksimal tujuh tahun.

Baca Juga : Puluhan Tablet Android untuk Siswa Belajar Daring Dicuri Guru Honorer

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa berhati-hati dan waspada. Jangan meninggalkan barang berharga maupun uang di dalam jok sepeda motor," tuturnya.

Baca Juga : Marak Begal Sepeda, Polisi Diminta Gelar Patroli Khusus

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini