Demo Ricuh di Makassar, 11 Ditahan & Seorang Positif Narkoba

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Sabtu 24 Oktober 2020 06:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 24 609 2298719 demo-ricuh-di-makassar-11-ditahan-seorang-positif-narkoba-4OTYMqycII.jpg Irjen Argo Yuwono. (Foto: Sindonews)

JAKARTA - Polisi menahan 11 tersangka yang diduga melakukan perusakan dan pembakaran mobil ambulans milik DPD Nasdem di Makassar, Sulawesi Selatan. Hal itu terjadi ketika adanya demonstrasi pada Kamis 23 Oktober 2020. 

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Argo Yuwono mengtakan, pihaknya menangkap 21 pendemo anarkis di Makassar. Dari jumlah tersebut, 11 di antaranya ditahan karena diduga melakukan pembakaran terhadap ambulans .

"21 orang diamankan di depan kampus UNM Makassar pada Kamis malam. 11 orang yang terlibat pembakaran mobil dan pengrusakan ditahan. Kami tegaskan negara tidak boleh kalah dengan aksi anarkis dan premanisme," ujar Argo dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (24/10/2020).

Sejumlah massa menggelar demonstrasi di depan kampus UNM, Jalan AP Pettarani, sejak siang. Mereka awalnya berorasi seperti biasa, namun sejumlah oknum berbuat anarkis pada malam hari.

Selain itu, Argo menyebut terdapat satu pendemo yang dinyatakan positif mengonsumsi narkotika. Sementara 9 orang lainnya dikembalikan ke keluarga. "Sembikan orang dikembalikan ke orang tua dan 1 massa aksi dilimpahkan ke Satnarkoba Polrestabes Makassar karena positif konsumsi narkoba," kata Argo. 

Baca juga: Viral! Perwira Polisi Dipukuli Sesama Polisi saat Demo Omnibus Law

Di tempat terpisah, polisi mengamankan delapan nahasiswa yang menggelar aksi demontrasi di Gerbang Tol Pasteur, Bandung, Jawa Barat. Tindakan itu dilakukan lantaran unjuk rasa itu mengganggu jalannya ketertiban umum. 

"Polda Jabar juga mengamankan 8 orang  mahasiswa. Mereka berasal dari UIN Sunan Gunung Jati, Uninus, Unpas, Unjani, UIN dan Stikes karena coba untuk sabotase pintu Tol," ungkap Argo.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini