JAKARTA — Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Persatuan Indonesia menyoroti berbagai dinamika di Tanah Air. Baik itu kondisi penyelenggaraan negara hingga maraknya informasi tidak jelas kebenarannya yang dapat menyesatkan.
Mereka pun turun aksi pada Jumat 19 Juni 2026 yang diikuti sekitar 100 mahasiswa di kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta Pusat. Dengan semangat “Persatuan, Perjuangan untuk Keadilan, Demokrasi dan Masa Depan Indonesia”, mereka aksi sebagai wujud tanggung jawab intelektual. Ada sejumlah pernyataan sikap dan harapan yang disampaikan.
Menurut perwakilan Aliansi BEM Persatuan Indonesia dari Universitas Jayabaya, Hikmah Maulana, bahwa aksi bentuk kepedulian terhadap kemajuan bangsa, bukan sekadar kritik. Sebab, pihaknya melihat banyak program pemerintah yang memiliki tujuan yang baik.
“Kami melihat banyak program pemerintah memiliki tujuan yang sangat baik, seperti Makan Bergizi Gratis yang menjadi fondasi menyiapkan Generasi Emas 2045. Namun, tujuan mulia tersebut harus diimbangi dengan tata kelola yang rapi, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan agar tidak terjadi penyimpangan atau pemborosan anggaran,” katanya, dikutip Sabtu (20/6/2026).
Adapun tuntutan agar mengevaluasi menyeluruh terhadap program strategis pemerintah memiliki tujuan agar pelaksanaannya sesuai peraturan perundang-undangan dan prinsip pemerintahan yang baik.