Atasi Banjir di Bojongkulur, Bupati Bogor Janji Bangun Bendungan & Pelebaran Sungai

Haryudi, Koran SI · Minggu 25 Oktober 2020 21:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 25 340 2299371 atasi-banjir-di-bojongkulur-bupati-bogor-janji-bangun-bendungan-pelebaran-sungai-uuDs92kmVg.jpg Bupati Bogor Ade Yasin (Foto: Haryudi)

BOGOR - Bupati Bogor, Ade Yasin berjanji kepada warga Desa Bojongkulur, khususnya warga Perum Villa Nusa Indah Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, yang rumahnya terendam banjir segera membangun bendungan dan melebarkan Sungai Cileungsi.

Hal tersebut disampaikan saat meninjau lokasi banjir di dua perumahan akibat hujan deras hingga membuat tinggi muka air (TMA) Sungai Cileungsi meluap menggenangi perumahan sekitar 170 cm, Minggu (25/10/2020)

Baca Juga: Sejak Kemarin, Permukiman Warga di Bogor Terendam Banjir 

Ditemui selesai melakukan peninjauan Bupati Bogor Ade Yasin berharap ke depan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) segera menyelesaikan persoalan Kali Cikeas dan Cileungsi karena keduanya berada di Kabupaten Bogor tetapi titik pertemuannya masuk di Bekasi.

"Saya minta BBWS dan Kementerian PUPR segera menangani masalah ini dan mudah-mudahan pada bulan November akan ada sosialisasi untuk pembangunan bendungan dan pelebaran sungai, yang tentunya harus juga didukung masyarakat," katanya.

Kepada masyarakat, Bupati Bogor menyampaikan semoga bencana banjir kali ini yang terakhir, karena Pemerintah Kabupaten Bogor terus berusaha melakukan mitigasi setiap persoalan bencana dan di tahun 2021 diharapkan bisa dibangun oleh Pemerintah Pusat.

Ade Yasin juga mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati menjelang bulan Desember - Januari karena curah hujan cukup tinggi. "Selalu adakan mitigasi Desa Tangguh Bencana," ungkapnya.

Baca Juga:  Vila Nusa Indah Terendam Banjir 2 Meter, Warga Dievakuasi 

Sebagai informasi tambahan korban tedampak bencana banjir di perumahan Nusa Indah Desa Kulur sebanyak 22 RW, 5.500 KK dan 22.000 jiwa, korban terancam sebanyak 150 jiwa sudah dievakuasi.

Fasum terdampak 19 masjid dan mushola serta Sekolah Akbid Bunda Auni, Sekolah Darull Salam dan Sekolah Bunda. Korban mengungsi sebanyak 1.100 jiwa, lokasi pengungsian di Balai Desa, Masjid Baiturahman dan mushola serta rumah warga yang berlantai dua dan rumah kerabat.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini