Viral Lagu Suporter Sepakbola Israel Hina Nabi Muhammad

INews.id, · Kamis 29 Oktober 2020 10:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 29 18 2301099 viral-lagu-suporter-sepakbola-israel-hina-nabi-muhammad-Hjr0WaapRC.jpg Politikus Arab-Israel, Ayman Odeh (Foto : Times of Israel)

TEL AVIV - Lagu suporter sepakbola di Israel membuat geram politikus Arab-Israel terkemuka, Ayman Odeh, lantaran isinya menghina Nabi Muhammad. Ayman sudah meminta kepada Youtube untuk menarik lagu tersebut dari platform-nya.

Lagu berjudul La Familia itu jadi bagian tak terpisahkan pendukung garis keras klub sepak bola Israel, Beitar Jerusalem. Belakangan diketahui, lagu berbahasa Ibrani itu isinya menghina Nabi Muhammad, mempertanyakan status dan asal mula ibunya.

Video dari lagu tersebut sebenarnya telah diunggah kAe akun Youtube sejak 2016, tetapi baru-baru ini menjadi populer setelah muncul kontroversi penerbitan kartun Nabi Muhammad di Prancis yang memicu kemarahan umat Muslim dunia.

Dalam pernyataannya, Ayman Odeh mengecam keras lagu La Familia yang semakin ramai didengungkan di Israel. Dia juga sudah berkirim surat resmi ke Youtube--yang bagian dari Google--untuk menghapus semua konten yang berisi lagu tersebut.

Baca Juga : Setelah Kartun Nabi Muhammad, Giliran Charlie Hebdo Tampilkan Erdogan Cabul

"Setiap pelanggaran terhadap simbol agama tidak dapat diterima. La Familia adalah nyayian kelompok rasis, dan dalam negara yang benar-benar demokratis, kelompok ini akan dilarang dalam waktu yang lama," kata Ayman dikutip dari AFP, Kamis (28/10/2020).

Youtube telah merespons surat dari Ayman, perusahaan Amerika Serikat itu berjanji memeriksa sebelum menindaklanjuti permintaan politisi Arab-Israel itu.

Klub sepak bola Beitar Jerusalem secara historis dianggap sebagai bagian dari kelompok anti-Muslim dan anti-Arab. Namun, pada 2017 klub tersebut beruapa mengubah citranya dan menerima penghargaan atas perjuangan melawan rasisme.

Komunitas Muslim di seluruh dunia sebelumnya juga sudah bereaksi atas pernyataan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, yang membela penerbitan kartun Nabi Muhammad oleh majalah satir Charlie Hebdo.

Macron dengan tegas mendukung hak kebebasan berekspresi, termasuk dengan mengejek agama tertentu pascapembunuhan seorang guru sekolah di Paris usai membahas kartun Nabi Muhammad di depan murid-muridnya.

Di Tel Aviv, warga Palestina menggelar aksi demonstrasi besar mengecam pernyataan Macron. Mereka menginjak poster bergambar wajah orang nomor satu Prancis itu sebagai bentuk kemarahan. Sementara itu, Pemerintah Israel menegaskan dukungan mereka terhadap Macron dan Prancis terkait kontroversi yang beredar luas.
1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini