Polda Jabar Tunggu Izin Ditjen Pas Periksa Habib Bahar Terkait Kasus Penganiayaan

Agus Warsudi, Koran SI · Kamis 29 Oktober 2020 13:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 29 525 2301195 polda-jabar-tunggu-izin-ditjen-pas-periksa-habib-bahar-terkait-kasus-penganiayaan-rRCFGH29r4.jpg Habib Bahar bin Smith. (Foto : Okezone/Heru Haryono)

BANDUNG – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar sampai saat ini belum menjadwalkan pemeriksaan terhadap Habib Bahar bin Smith, yang kembali ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan.

Untuk memeriksa pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Tajul Alawiyin, Kemang, Kabupaten Bogor tersebut, Polda Jabar masih menunggu izin dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

"Untuk pemeriksaan yang bersangkutan (Habib Bahar bin Smith), tunggu surat izin dari Ditjen Pas Kemenkumham," kata Direktur Ditreskrimum Polda Jabar Kombes CH Patoppoi kepada iNews.id, Kamis (29/10/2020).

Terkait lokasi pemeriksaan, ia mengemukakan, tergantung dari izin dari Ditjen Pas Kemenkumham. "(Lokasi pemeriksaan) tergantung jawaban dari surat izinnya. Kalau diizinkan di Lapas Gunung Sindur, ya diperiksa di sana," kata Kombes CH Patoppoi.

Sementera itu, kuasa hukum Habib Bahar bin Smith, Aziz Yanuar mengatakan, pihaknya menolak jika ada pemeriksaan terkait kasus ini.

Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan segala macamnya, baik Habib Bahar maupun kuasa hukum, tidak akan berkomentar dan menandatangani.

"Langsung sidang aja. Jadi kalau mau mengriminalisasi langsung aja. Tidak usah pakai berbelit-belit, prosedur," kata Aziz kepada iNews.id.

Sebagaimana diketahui, Ditreskrimum Polda Jawa Barat kembali menetapkan Habib Bahar bin Smith sebagai tersangka kasus penganiayaan, Selasa (27/10/2020). Penetapan tersangka itu sesuai surat yang dikeluarkan Ditreskrimum Nomor: B/4094/X/2020/Ditreskrimum.

Surat tersebut ditandatangani Patoppoi sendiri. "Hasil gelar perkara, (Bahar) telah ditetapkan tersangka," kata Dirreskrimum Polda Jabar Kombes Pol CH Patoppoi, Selasa (27/10/2020).

Gelar perkara kasus penganiayaan itu bermula dari adanya laporan seorang berinisial A di daerah Bogor pada 2018. Menurut Patoppoi, korban yang diduga dianiaya Habib Bahar adalah pelapor itu sendiri.

Namun Patoppoi belum menyebut secara rinci modus tindakan penganiayaan yang dilakukan Habib Bahar.

Baca Juga : Kembali Jadi Tersangka, Ini Reaksi Habib Bahar bin Smith

Dari penetapan tersangka itu, polisi menjerat Habib Bahar bin Smith dengan Pasal 170 dan pasal 315 KUHP tindakan kekerasan terhadap orang atau penganiayaan. Habib Bahar saat ini masih menempuh proses hukuman atas kasus penganisyaan sebelumnya yang dilakukan terhadap dua remaja di Bogor.

Baca Juga : Habib Bahar Robek Surat Penetapan Tersangka dari Polda Jabar

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini