Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Minta Presiden Prancis Lebih Bijaksana, Ini Pesan Lengkap SBY untuk Macron

Kiswondari , Jurnalis-Senin, 02 November 2020 |12:13 WIB
Minta Presiden Prancis Lebih Bijaksana, Ini Pesan Lengkap SBY untuk Macron
SBY. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menuliskan pesan untuk Presiden Prancis Emmanuel Macron, terkait pernyataan kontroversial soal karikatur Nabi Muhammad SAW dan Islam. SBY pun meminta Macron untuk lebih arif dan bijaksana dalam menyampaikan pandangannya terkait keyakinan atau agama lain.

Pesan ini ditulis SBY di kediamannya di Puri Cikeas dan dibacakan oleh staf pribadi SBY, Ossy Dermawan dalam podcast yang diunggah di akun resmi SBY di Instagram, Youtube dan Facebook, pada Senin (2/11/2020) dini hari tadi.

"Khusus kepada Presiden Prancis Macron, Anda bisa menjadi pemimpin yang lebih arif dan lebih bijaksana. Tolong imbangi pandangan dan keyakinan Anda, dengan pandangan dan keyakinan pemimpin lain yang berbeda. Ingat, semua bangsa punya hak untuk tinggal dan hidup di bumi ini. Semuanya setara. Tidak boleh ada yang memonopoli kebenaran dan selalu mendiktekan pandangan-pandangannya," pinta SBY.

Refleksi Pergantian Tahun, Pidato SBY Tekankan Ini

Sebagai sahabat Prancis, sambung SBY, Indonesia juga ingin Prancis selalu diberikan kedamaian dan kesejahteraan. Dia juga berdoa bangsa Prancis bisa menjalin persahabatan dan kemitraan yang kuat dengan semua bangsa di dunia, termasuk Indonesia. Namun, SBY mengingatkan bahwa terorisme adalah kejahatan luar biasa yang tidak mengenal agama.

"Khusus menyangkut keamanan dalam negeri Anda, saya juga berharap Prancis dibebaskan dari berbagai aksi teror dan kekerasan yang kerap terjadi. Terorisme adalah ‘extraordinary crime’, dan sejatinya tak mengenal agama. Radikalisme juga ada di identitas mana pun, agama apapun," tegasnya.

Baca juga: Kecam Macron, Berikut Pernyataan Menohok dari Romo Benny 

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat ini mengatakan, dirinya bukan hanya pandai berkata-kata, tapi saat memimpin Indonesia beberapa waktu lalu, Indonesia juga mengalami aksi-aksi terorisme yang serius. Indonesia tegas memerangi terorisme itu. 

"Kami juga tegas dalam memerangi terorisme. Namun, tidak pernah mengatakan bahwa agama Islam-lah yang salah dan bermasalah, seperti nada bicara Anda beberapa saat yang lalu," beber Presiden RI periode 2004-2014 itu. 

Karena itu, sambung Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat ini, sebagai Presiden Prancis, Macron punya peluang untuk mengubah jalannya sejarah dan melakukan perubahan ke arah yang lebih baik, khususnya terkait pandangan kebebasan yang sesungguhnya tidak mutlak dan tetap ada batasnya. 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement