4 Pengendara Moge Tersangka Pengeroyokan Prajurit TNI Ditahan di Rutan Polres Bukittinggi

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Senin 02 November 2020 06:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 02 340 2302542 4-pengendara-moge-tersangka-pengeroyokan-prajurit-tni-ditahan-di-rutan-polres-bukittinggi-skcB5f1MbS.jpg Sejumlah pengendara moge diamankan terkait pengeroyokan prajurit TNI (Foto: iNews/Wahyu Sikumbang)

JAKARTA - Polres Bukittinggi, Sumatera Barat kembali menetapkan dua anggota klub motor Harley Owners Group (HOG) Siliwangi Bandung Chapter sebagai tersangka baru pengeroyok anggota Kodim 0304/Agam. Dua tersangka baru itu yakni, HS alias A (48) dan JAD alias D (26).

Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara mengatakan, usai ditetapkan sebagai tersangka keduanya langsung di Rutan Polres Bukittinggi. Mereka ditahan di tempat yang sama dengan dua tersangka lainnya yakni BS dan MS.

“Sudah (ditahan di Rutan Polres Bukittinggi) sejak tadi malam,” ujar Dody saat dikonfirmasi, Senin (2/11/2020).

Baca Juga:  Letjen (purn) Djamari Chaniago Didesak Minta Maaf ke Prajurit TNI Korban Pengeroyokan

Dody menekankan peran keduanya tersangka tersebut. Kata Dody, HS alias A diduga melakukan pemukulan terhadap korban Serda MIS (Mistari) sebanyak tiga kali.

 

Sementara tersangka JAD alias D, diduga ikut berperan memukul Serda MIS dan Serda MY. “Dan dikuatkan oleh video CCTV yang didapat dari toko di TKP (tempat kejadian perkara),” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, pengeroyokan dilakukan oleh gerombolan pengguna motor gede pada dua orang di Jalan Hamka depan sebuah toko pakaian Simpang Tarok, Tarok Dipo, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Jumat sore 30 Oktober 2020.

Korban ternyata anggota Intel Kodim 0304/Agam. Mereka adalah adalah Serda Mis dan Serda MY yang bertugas di Satuan Intel Kodim 0304/Agam, Sumatera Barat.

Baca Juga:  Penjelasan TNI AD soal Prajuritnya Berpakaian Preman saat Dikeroyok Pengendara Moge

Akibat pengeroyokan itu Serda MIS mengalami pecah bibir bagian atas, sementara Serda MY mengalami memar pada kepala belakang. Usai kejadian kedua bintara TNI AD ini langsung dibawa ke RS Tentara untuk mendapatkan pengobatan atas luka yang dideritanya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini